Page 31 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JANUARI 2019
P. 31
"Penciptaan lapangan kerja harus tetap dilaksanakan melalui informasi pasar kerja,
penempatan tenaga kerja dalam dan luar negeri, dan perluasan kesempatan kerja yakni padat
karya, wirausaha baru, Tenaga Kerja Mandiri (TKM), dan inkubasi bisnis," ujar Hanif.
Terkait arahan dan komitmen Presiden Joko Widodo untuk fokus pembangunan Sumber Daya
Manusia (SDM) pada 2019, Kementerian Ketenagakerjaan terus melakukan perbaikan,
percepatan, dan terobosan dalam pelaksanaan program dan anggaran 2019.
"Komitmen dan perhatian Presiden dalam pembangunan SDM itu dinyatakan secara konkret
dalam keberpihakan anggaran. Anggaran Kemenaker meningkat dari Rp3,991 triliun pada
2018 menjadi Rp5,785 triliun pada 2019 yang sebagian besar digunakan untuk pembangunan
SDM," ujarnya.
Sementara itu, dalam peningkatan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja, pihaknya
menargetkan program masifikasi pelatihan kerja 277.424 orang, termasuk 10 ribu pelatihan
Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), dan 32.000 orang di seribu Balai Latihan Kerja (BLK)
Komunitas.
"Untuk program sertifikasi 526.189 orang, pemagangan 210.683 orang, dan program
koordinasi lintas sektor pelatihan vokasi nasional," kata Hanif.
Dalam hubungan industrial dan pengawasan ketenagakerjaan, target kepesertaan jaminan
sosial ketenagakerjaan sebanyak 34 juta orang pada 2019 diharapkan dapat tercapai.
"Kajian terhadap UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan agar ditekankan pada
isu keseimbangan beban antara perusahaan dan pekerja," pungkasnya.
Page 30 of 65.

