Page 35 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JANUARI 2019
P. 35

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Armantha Natsir mengatakan bahwa

               kantornya telah menerima laporan dari Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei
               terkait permasalahan yang dihadapi sejumlah mahasiswa Indonesia peserta kuliah magang

               di Taiwan.


               Untuk  menindaklanjutinya,  Armantha  menyampaikan  bahwa  saat  ini  KDEI  Taipei  telah
               berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk mendalami implementasi kuliah-magang yang

               telah  dilakukan  mulai  tahun  2017  dan  meminta  otoritas  setempat  untuk  memberikan
               perlindungan keselamatan mahasiswa peserta kuliah magang.


               "Indonesia akan menghentikan sementara perekrutan serta pengiriman mahasiswa skema

               kuliah-magang hingga disepakatinya tata kelola yang lebih baik," ujar Armantha kepada Tirto.


               Hingga  Senin  (7/1/2019)  ada  6.000  mahasiswa  Indonesia  berada  di  Taiwan,  1.000
               diantaranya mengikuti skema kuliah-magang di 8 universitas yang masuk di Taiwan pada

               periode 2017-2018.


               Mengapa Magang Diminati?
               Tak heran jika ada banyak mahasiswa di luar negeri yang ikut serta dalam program magang.
               Hingga kini, magang masih diminati, apalagi pada lulusan baru yang merasa belum punya

               fondasi kokoh. Dalam artikel berjudul "Internship: Inevitable Career Step or Exploitation",

               Nick Chodrey di The Guardian menulis bahwa para siswa menganggap bahwa magang bisa
               memberikan pengalaman berharga yang belum pernah mereka dapatkan.


               Menurut  Henrietta  O'Connor  dan  Maxine  Bodicoat  dalam  "Exploitation  or  Opportunity?

               Student  Perceptions  of  Internships  in  Enhancing  Employability  Skills"  (PDF),  lulusan  baru
               menjadikan magang sebagai masa transisi setelah menempuh pendidikan tinggi ke pekerjaan
               yang lebih kompleks. Makanya, perusahaan menawarkan kepada lulusan baru sebuah jalan

               untuk memperluas akses pekerjaan mereka.


               Generasi muda di Australia bahkan ada yang bersedia melakukan apa pun demi memperoleh
               karier  yang  mereka  inginkan  meski  tak  dibayar.  Artikel  berjudul  "Smart,  Educated  and







                                                       Page 34 of 65.
   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40