Page 34 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JANUARI 2019
P. 34

Title          EKSPLOITASI MAHASISWA DI TAIWAN & MAGANG RENTAN JADI PERBUDAKAN
               Media Name     tirto.id
               Pub. Date      09 Januari 2019
                              https://tirto.id/eksploitasi-mahasiswa-di-taiwan-amp-magang-rentan-jad   i-perbudakan-
               Page/URL
                              ddw9
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Akhir Desember 2018, situs berita Taiwan News mengabarkan adanya ratusan mahasiswa

               Indonesia yang mengalami eksploitasi kerja di Taiwan. Dalam berita itu, legislator Kuomintang
               (KMT)  Ko  Chih-en  mengatakan  bahwa  ada  mahasiswa-mahasiswa  dari  negara  New

               Southbound Policy (NSP) yang berkuliah di enam universitas di Taiwan dieksploitasi sebagai
               buruh.


               New  Southbound  Policy  (NSP)  adalah  sebuah  kebijakan  luar  negeri  yang  dibuat  oleh
               pemerintah  Taiwan  untuk  memperkuat  hubungan  Taiwan  dalam  hal  budaya,  pendidikan,

               teknologi, pertanian, dan ekonomi dengan negara-negara di Asia, termasuk Indonesia.


               Ko Chih-en juga mengatakan bahwa para mahasiswa itu hanya diizinkan untuk mengikuti
               perkuliahan dua kali seminggu, dan satu hari beristirahat. Setiap hari, mahasiswa tersebut

               diwajibkan bekerja selama 10 jam dan mengepak 30.000 lensa kontak.


               Dalam kasus ini, Ko mengatakan ada 300 siswa berusia kurang dari 20 tahun terdaftar di
               Universitas  Hsing  Wu  di  Distrik  Linkou,  Kota  New  Taipei.  Mereka  berasal  dari  kelas

               internasional  khusus  yang  masuk  melalui  Departemen  Manajemen  Informasi  pada
               pertengahan Oktober 2018.


               Seperti  diberitakan  Taiwan  News,  sebenarnya  Menteri  Pendidikan  Taiwan  telah  melarang

               magang bagi mahasiswa tahun pertama, dan setelah tahun pertama, mereka tidak boleh
               bekerja lebih dari 20 jam per minggu. Namun, mereka mengaturnya dengan sistem kerja

               kelompok. Tiap hari Minggu hingga Rabu, mereka diangkut menggunakan bus pariwisata ke
               sebuah pabrik di Hsinchu







                                                       Page 33 of 65.
   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39