Page 84 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2020
P. 84

Title          PERHOTELAN RUMAHKAN 150.000 KARYAWAN, SEPATU LIBUR PRODUKSI
               Media Name     lokadata.id
               Pub. Date      07 April 2020
               Page/URL       https://lokadata.id/artikel/perhotelan-rumahkan-150000-karyawan-sepatu -libur-produksi
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive














               Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mencatat, hingga 6 Maret 2020,
               setidaknya sudah 1.226 hotel tutup terdampak virus korona. Dampaknya: lebih dari
               150.000 pekerja dirumahkan.


               "Statusnya tidak PHK. Ini seperti cuti di akhir tahun," ujar Ketua Umum PHRI
               Hariyadi Sukamdani melalui video konferensi dikutip  Kumparan.com  , Selasa
               (7/4/2020).

               Bahkan, Hariyadi menyebut, jumlah karyawan yang dirumahkan bisa jauh lebih
               besar dari yang dia sampaikan. Apalagi, katanya, belum semua hotel menyampaikan
               data.


               Seperti diwartakan  Kompas.id  , data Kementerian Ketenagakerjaan hingga (Senin,
               6/4/2020), menyebut dari total 299.861 pekerja terdampak pandemi Covid-19, 10
               persen di antaranya atau sebanyak 29.986 pekerja terkena pemutusan hubungan
               kerja (PHK). Sebagian besar lainnya dirumahkan tanpa dibayar atau hanya digaji
               separuh.

               Proses pendataan ini masih berlangsung. Sebagian menunggu pasokan dari Dinas
               Ketenagakerjaan di seluruh Indonesia.

               Data tersebut berasal dari perusahaan, asosiasi pelaku usaha, serikat pekerja atau
               buruh, serta membuka pendaftaran kepada warga setempat. Kemenaker
               menargetkan, pendataan itu bisa tuntas dalam 1-2 hari ini.

               Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyampaikan, sebagian besar pekerja yang
               terdampak Covid-19 bekerja di sektor pariwisata atau industri turunan yang terkait.
               Menurut Ida, dari data versi Kemenaker, mereka lebih banyak berasal dari sektor
               formal.

               "Pekerja informal lebih banyak terdata melalui Kemenparekraf dan Kemenkop-UKM,"
               ujar Ida.

               Meski punya kondisi serupa, Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia
               Firman Bakrie belum mendata anggotanya yang merumahkan karyawan. Tapi





                                                       Page 83 of 184.
   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88   89