Page 85 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2020
P. 85
Firman bilang, sejak minggu lalu, sudah ada anggotanya yang libur produksi 100
persen.
"Terutama industri untuk pasar domestik," jelasnya kepada Lokadata.id .
Pada minggu ini, dia juga menilai akan ada lagi yang meliburkan produksi hingga
100 persen. Menurut Rizal, industri sepatu masih mencoba untuk meminimalisasi
PHK.
"Jumlah yang libur masih kecil. Pegawai diliburkan, tapi masih digaji. Kami belum
tahu kuat berapa lama," ungkapnya.
Soal libur produksi ini, Firman menyampaikan, lebih karena pasarnya sudah tidak
ada. " Retailer sudah sepi. Pembeli lokal sudah menghentikan pesanan. Yang
sudah pesan juga ada yang minta diundur atau dibatalkan. Yang mundur, bahkan
mundurnya bisa lebih panjang," tutur Firman.
Untuk itu, Firman menegaskan, sampai saat ini industri sepatu masih memikirkan
untuk setop produki, sambil memikirkan cara menjaga arus kas untuk membayar
karyawan.
Dihubungi terpisah, industri tekstil juga belum punya data persis mengenai pekerja
yang dirumahkan atau PHK. Seperti penuturan Sekretaris Eksekutif Asosiasi
Pertekstilan Indonesia (API) Rizal Tanzil Rakhman.
"Kami belum punya datanya. Tapi, industri tekstil tidak aman, pasar sepi baik lokal
maupun ekspor," ujar Rizal.
Dengan kondisi itu, Rizal mengakui ada karyawan yang dirumahkan sementara
karena beberapa anggota API meliburkan pabrik. Namun beberapa lainnya, lanjut
dia, mengalihkan produksi ke alat pelindung diri (APD) dan masker.
Page 84 of 184.

