Page 541 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 541

Title          MAY DAY 2020: TAHUN KELAM BURUH TERDAMPAK PANDEMI
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      01 Mei 2020
                              https://republika.co.id/berita/q9nd06409/may-day-2020-tahun-kelam-buru h-terdampak-
               Page/URL
                              pandemi
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               oleh Ali Mansur, Arif Satrio Nugroho, Sapto Andika Candra, Antara Hari Buruh
               Internasional atau May Day pada 1 Mei 2020 diperingati buruh secara berbeda.
               Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono mengatakan,
               bahwa tahun ini, merupakan tahun kelam bagi keberlangsungan hidup buruh seiring
               mewabahnya Covid-19.

               "Akibat dampak pandemi Covid-19, miliaran buruh formal dan informal kehilangan
               pekerjaan dan pendapatannya," ucapnya, Jumat (1/5).

               Jika Hari Buruh setiap tahunnya diperingati dengan aksi buruh turun ke jalan, pada
               tahun ini, aksi digelar secara virtual. Menurut Presiden KSPI Said Iqbal, kampanye
               buruh di media sosial untuk menyuarakan tiga isu May Day pada tahun ini. Ketiga
               isu tersebut adalah, tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja, setop PHK, dan liburkan
               buruh dengan upah dan tunjangan hari raya (THR) 100 persen.

               "KSPI juga akan melakukan pemasangan spanduk di perusahaan dan tempat-
               tempat strategis terkait dengan tiga isu di atas. Termasuk seruan dan ajakan agar
               masyarakat bersama-sama memerangi Covid-19," kata Said.

               Kemudian, kata Said, KSPI juga akan melakukan kegiatan penggalangan dana buruh
               untuk solidaritas pangan dan kesehatan. Di beberapa daerah, tambah Said Iqbal,
               juga akan dibuka lumbung pangan, dengan mengumpulkan atau menyediakan
               bahan makanan untuk masyarakat sekitar.

               Terkait RUU Cipta Kerja, Said mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi)
               yang menunda pembahasan klaster ketenagakerjaan. Namun, dalam peringatan
               May Day ini KSPI tetap menyuarakan penolakan Omnibus Law. Buruh menuntut
               pemerintah dan DPR men- drop klaster ketenagakerjaan dari RUU Cipta Kerja.
               Setelah itu, lanjut Said, dibuat draf baru klaster ketenagakerjaan yang melibatkan
               semua pemangku kepentingan.

               Buruh juga menyuarakan agar tidak ada PHK pada masa pandemi corona ini. Untuk
               itu, KSPI mendesak agar pemerintah melakukan langkah sungguh-sungguh untuk
               mencegah PHK.

               "Perusahaan yang melakukan PHK harus diaudit oleh akuntan publik. Untuk melihat
               apakah benar-benar rugi atau menjadikan alasan pandemi untuk memecat buruh,"



                                                      Page 540 of 695.
   536   537   538   539   540   541   542   543   544   545   546