Page 7 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2020
P. 7
"Keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi atas situasi makro ekonomi dan perubahan perilaku
masyarakat yang menjadi lebih waspada terhadap aktivitas yang melibatkan kontak fisik
ataupun kegiatan yang tidak memungkinkan untuk berjaga jarak," tulis keterangan Gojek, Rabu
(24/6/2020).
Manajemen klaim, PHK Gojek ini membuat perusahaan dapat menggunakan sumber daya yang
ada untuk memperkuat fokus kepada bisnis yang memiliki dampak paling luas, khususnya
mencakup 3 layanan inti. Terlebih, 3 layanan inti yang dimaksud menunjukkan hasil
pertumbuhan yang menjanjikan di tengah pandemi.
"Seperti bisnis logistik yang tumbuh 80% sejak awal pandemi, atau layanan belanja kebutuhan
sehari-hari (grocery) yang telah naik 2 kali lipat," tulis manajemen Gojek Indonesia.
Bantu mitra GoLife Manajemen menuturkan, penutupan layanan GoLife tentu akan berdampak
pada mitra GoLife karena pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Gojek akan memberikan dukungan
berupa 'Program Solidaritas Mitra Covid-19' kepada mitra yang aktif menggunakan platform
sebelum adanya pembatasan akibat COVID-19.
Bantuan tersebut berupa program peningkatan keterampilan melalui pelatihan online yang
dapat menjadi bekal jangka panjang untuk memperoleh penghasilan tambahan. "Selain itu,
Gojek juga akan memberikan program bantuan dana tunai untuk mitra aktif yang memenuhi
kriteria," sebut manajemen.
Sebagai informasi, aplikasi Gojek diluncurkan pada tahun 2015 dan kini sudah memiliki 170 juta
pengguna di Indonesia dan seluruh Asia Tenggara.
Gojek juga sudah mendapat banyak pendanaan dari dalam dan luar negeri. Terbaru, raksasa
global Facebook dan Paypal ikut mendanai Gojek. Sebelumnya, Google dan Tencent sudah lebih
dahulu jadi investor Gojek.
(Fika Nurul Ulya) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul " Selain PHK 430
Karyawan, Gojek Juga Tutup Layanan GoLife hingga GoFood Festival ",.
6

