Page 182 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 JUNI 2020
P. 182
Bagi perusahaan dengan kemampuan finansial yang baik, tidak ada alasan untuk
tidak membayar THR secara langsung dan penuh. Tapi untuk perusahaan yang
kesulitan finansial karena terdampak pandemi Covid-19, pembayaran THR dapat
dibayar secara bertahap atau dicicil.
Meski begitu, Agung menekankan dialog antara pengusaha dan buruh jika ada
permasalahan dalam hal pembayaran THR. Dialog itu penting agar kedua pihak
memahami persoalan yang ada dan bagaimana mencari solusinya.
"Apindo mengimbau agar pelaksanaannya dimulai dengan dialog antara pengusaha
dan buruh, disepakati saja bagaimana mekanismenya. SE Menaker ini sudah cukup
akomodatif bagi buruh dan pengusaha, kunci pelaksanaannya yaitu dialog," kata
dia.
Agung mengungkapkan kondisi perusahaan secara umum ada yang mampu dan
tidak mampu untuk membayar THR. Misalnya, industri pariwisata dan transportasi
sangat terpukul akibat Covid-19, sehingga kemampuan perusahaan untuk
membayar THR relatif minim. Tapi untuk perusahaan besar dan multinasional
dengan finansial kuat, harusnya tidak ada masalah dalam memenuhi hak normatif
pekerja termasuk THR.
"Secara umum ada perusahaan yang sama sekali tidak mampu membayar THR,
membayar sebagian, atau menunda pembayaran."
Page 181 of 197.

