Page 21 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 21
Judul Tak Ada Jaminan bagi Pekerja
Nama Media Kompas
Newstrend Dampak Virus Corona
Halaman/URL Pg10
Jurnalis Age
Tanggal 2020-06-15 04:52:00
Ukuran 235x155mmk
Warna Halaman Hitam/Putih
AD Value Rp 116.325.000
News Value Rp 348.975.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korpo
Sentimen positive
Narasumber
positive - Sintha W Kamdani (Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia) Kita berharap
permintaan kembali agar bisa mempekerjakan lagi karyawan. Kalau permintaan tinggi dan kita
butuh karyawan, kenapa tidak? Akan tetapi, permintaan ini sulit karena tidak bisa diterka sama
sekali kapan pulihnya, baik dalam negeri maupun luar negeri
Ringkasan
Pemerintah berusaha menggerakkan lagi roda perekonomian. Namun, pekerja yang sudah
dirumahkan atau di-PHK tidak dijamin bisa bekerja lagi.
Sebagian pekerja yang kehilangan nafkah akibat pandemi Covid-19 tidak ikut merasakan
embusan angin segar dari pembukaan kembali aktivitas ekonomi. Tak ada jaminan bagi mereka
kembali bekerja di tengah kondisi perusahaan yang belum pulih dan permintaan pasar dalam
negeri dan luar negeri yang rendah.
TAK ADA JAMINAN BAGI PEKERJA
Pemerintah berusaha menggerakkan lagi roda perekonomian. Namun, pekerja yang sudah
dirumahkan atau di-PHK tidak dijamin bisa bekerja lagi.
Sebagian pekerja yang kehilangan nafkah akibat pandemi Covid-19 tidak ikut merasakan
embusan angin segar dari pembukaan kembali aktivitas ekonomi. Tak ada jaminan bagi mereka
kembali bekerja di tengah kondisi perusahaan yang belum pulih dan permintaan pasar dalam
negeri dan luar negeri yang rendah.
Analisis mahadata ketenaga-keijaan Badan Pusat Statistik menunjukkan, iklan lowongan keija
di berbagai sektor pada April merosot dibandingkan dengan Januari 2020.
Adapun berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan per 27 Mei 2020, sebanyak 3.066.567
pekerja dikenai pemutusan hubungan keija (PHK) dan dirumahkan akibat pandemi Covid-19.
Mereka dari sektor formal dan informal.
20

