Page 27 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 27
Peningkatan kompetensi dan kapasitas sumber daya manusia yang relevan dengan tatanan
normal baru dalam dunia ketenagakerjaan akan sangat menentukan siap tidaknya tenaga kerja
untuk memasuki era normal baru ini.
Sistem pendidikan dan pelatihan pun harus disesuaikan dengan tuntutan tatanan normal baru,
di mana physical distancing menjadi norma utama. Saat ini sudah banyak universitas di luar
negeri yang secara bertahap mengalihkan kegiatan perkuliahan melalui online classroom. Tatap
muka secara langsung mungkin masih diperlukan tapi tidak lagi merupakan yang utama. Untuk
itu, ekosistem pendidikan dan pelatihan, infrastrukur teknologi informasi dan akses internet
yang andal dan berkualitas menjadi prasyarat utama bagi terlaksananya model pelatihan yang
efektif dan efisien.
Dalam konteks ini program Kartu Prakerja yang sekarang sedang dijalankan dapat menjadi
bagian dari model pelatihan guna menghadapi tatanan normal baru. Model pelatihan yang
mengandalkan proses digitalisasi dari awal sampai akhir diharapkan dapat menjadi jawaban
bagi tenaga kerja yang memerlukan pengembangan kompetensi secara berkesinambungan
yang sesuai dengan tuntutan era setelah pandemi Covid-19 berakhir.
Manusia merupakan aspek terpenting dalam ekonomi dan tidak boleh dihilangkan dalam
aktivitas perekonomian. Namun, tuntutan tatanan normal baru adalah sebuah keniscayaan, di
mana tenaga kerja manusia mungkin tidak lagi terlalu dibutuhkan untuk beberapa kegiatan
ekonomi di sektor-sektor tertentu. Sehingga manusia dituntut untuk melakukan transformasi
dan penyesuaian dengan tatanan normal baru.
Dalam konteks itulah pemerintah harus secara serius dan sistematis melaksanakan berbagai
program pelatihan untuk memastikan kesiapan tenaga kerja dalam menyongsong tatanan
ekonomi normal baru. Jika ini tidak dilakukan, kelompok masyarakat yang tersingkirkan dari
tatanan normal baru bisa menjadi beban sosial dan ekonomi yang dapat membahayakan sendi
kehidupan masyarakat dan bangsa.
*) Ekonom Senior Indef
Manusia merupakan aspek terpenting dalam ekonomi dan tidak boleh dihilangkan dalam
aktivitas perekonomian. Namun, tuntutan tatanan normal baru adalah sebuah keniscayaan, di
mana tenaga kerja manusia mungkin tidak lagi terlalu dibutuhkan untuk beberapa kegiatan
ekonomi di sektor-sektor tertentu. Sehingga manusia dituntut untuk melakukan transformasi
dan penyesuaian dengan tatanan normal baru.
26

