Page 27 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 DESEMBER 2019
P. 27
menangkap, menahan, menuntut, dan mendeportasi siapa pun karena melanggar
persyaratan tinggal mereka.
Pengacara Yuli, Chau Hang-tung, juga mengatakan tidak pernah menemui adanya
penangkapan seperti yang terjadi pada Yuli. Namun, ia mengakui, petugas imigrasi
diizinkan secara hukum untuk melakukannya.
Pada September, Yuli, yang sudah bekerja di Hong Kong sekitar sepuluh tahun,
berbicara kepada surat kabar berbahasa Cina Ming Pao tentang peliputan aksi
demonstrasi. Sebelumnya, ia kerap menulis tentang kegiatan pekerja Indonesia di
Hong Kong.Namun, sejak protes dimulai, dia menghadiri demonstrasi setiap Ahad,
setiap kali dia mendapat hari libur. Dia mengatakan, kepada Ming Pao bahwa
artikelnya faktual dan tidak membawa pendapat pribadinya.
Dampak ekonomi
Kepala eksekutif Hong Kong Carrie Lam, Selasa, mengatakan, bentrok antara
pengunjuk rasa dan polisi akhir pekan lalu meredupkan harapannya bahwa
perekonomian Hong Kong segera pulih. Dalam pertemuan rutin dengan wartawan,
ia juga mengatakan, akan segera meluncurkan paket langkah baru untuk
mendukung dunia usaha, melindungi lapangan kerja, dan menawarkan solusi
ekonomi.
Hong Kong diguncang aksi sejak Juni. Pusat keuangan dunia ini kemudian
mengalami resesi.
Lam juga mengatakan, Undang-Undang (UU) Hong Kong Human Rights and
Democracy Act (HKHRDA) yang diloloskan Amerika Serikat (AS) merusak
kepercayaan kepada Hong Kong. UU itu juga dinilai menciptakan lingkungan bisnis
yang tidak pasti.
"Kami memiliki kebebasan media, kebebasan berserikat, kebebasan beragama --
kami menikmati kebebasan dalam banyak hal secara luas," kata Lam. "Ada
pemerintah di luas sana yang mencampuri urusan Hong Kong, dan itu sangat
disesalkan." n fergi nadira/ap ed: yeyen rostiyani
Page 26 of 96.

