Page 28 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 DESEMBER 2019
P. 28
Title TKI DI HONG KONG DITANGKAP LALU DIDEPORTASI USAI BERITAKAN DEMO
Media Name merdeka.com
Pub. Date 04 Desember 2019
https://www.merdeka.com/dunia/tki-di-hong-kong-ditangkap-lalu-dideport asi-usai-
Page/URL
beritakan-demo.html
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Seorang tenaga kerja Indonesia yang menulis berita demo pro-demokrasi Hong
Kong dilaporkan media lokal ditahan otoritas imigrasi selama 28 hari. Tak hanya itu,
dia juga diberitakan sudah dideportasi.
Menurut organisasi migran yang menangani kasus tersebut, Yuli Riswati, seorang
penulis pemenang penghargaan sekaligus pekerja rumah tangga di Hong Kong,
ditahan di Pusat Imigrasi Castle Peak Bay sejak 4 November 2019.
Yuli mengatakan dia merasa tak enak badan dalam penahanan dan diancam
permohonan visanya ditarik oleh otoritas imigrasi.
"Apa yang Yuli hadapi adalah praktik yang tidak biasa dari Departemen Imigrasi dan
mungkin melanggar hukum. Ini jelas merupakan penindasan politik terhadap Yuli
untuk tulisannya, karena dia berbicara untuk para demonstran Hong Kong," kata
koordinator regional International Domestic Workers Federation (IDWF) atau
Federasi Pekerja Rumah Tangga Internasional, Fish Ip, seperti dikutip dari Hong
Kong Press, Selasa (3/12).
Punya kontrak kerja dua tahun
Yuli ditangkap di kediamannya pada 23 September terkait perpanjangan visa
kerjanya, meskipun Departemen Imigrasi kemudian memutuskan untuk tidak
memberikan bukti terhadapnya di pengadilan, menurut kelompok itu. Dia kemudian
ditahan dengan alasan tak punya tempat tinggal - klaim yang ditolak oleh kelompok
pendukung dan majikannya.
Yuli memang gagal memperbarui visanya, yang berakhir pada 27 Juli. Namun, dia
memiliki kontrak kerja dua tahun yang berlaku yang dimulai Januari ini. Phobsuk
Gasing (Dang), ketua Hong Kong Federation of Domestic Workers Unions atau
Federasi Serikat Pekerja Rumah Tangga (FADWU) Hong Kong, mengatakan dia
terkejut dengan otoritas imigrasi yang mengambil pendekatan keras.
Page 27 of 96.

