Page 47 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 DESEMBER 2019
P. 47
Title PEKERJA INFORMAL HARUS MENDAPATKAN JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN
Media Name tribunnews.com
Pub. Date 04 Desember 2019
https://www.tribunnews.com/regional/2019/12/04/pekerja-informal-harus-
Page/URL
mendapatkan-jaminan-sosial-ketenagakerjaan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
SERANG - Program jaminan sosial ketenagakerjaan untuk pekerja informal sangat
penting untuk dianggarkan oleh pemerintah baik pusat dan daerah dalam rangka
tanggung jawab sosial negara hadir memberikan perlindungan dan jaminan sosial
ketenagakerjaan.
Demikian pembahasan acara Sarasehan Program BP Jamsostek untuk pekerja
informal sekaligus Rapat Koordinasi Wilayah Masyarakat Peduli Badan
Penyelenggara Jaminan Sosial (Rakorwil MP BPJS) Banten di Gedung MUI Provinsi
Banten pada Rabu (4/12/2019).
Hadir dalam acara tersebut Hery Susanto, Koordinator Nasional Masyarakat Peduli
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (Kornas MP BPJS), Eko Nugriyanto selaku
Deputi Direktur BP Jamsostek Wilayah Banten, Ubaidillah Kabid Pengawas
Ketenagakerjaan Pemprop Banten, dan Khoirul Umam Koordinator Wilayah MP BPJS
Banten.
Hery Susanto Kornas MP BPJS mengatakan bahwa pekerja informal merupakan
tulang punggung perekonomian nasional. Mereka bekerja di banyak profesi kerja,
misalnya petani, nelayan, pedagang, marbot, guru ngaji, dan lainnya.
Jumlah pekerja informal yang menjadi peserta BP Jamsostek masih sangat kecil di
bawah 3 jutaan orang dari potensi tenaga kerja informal sebesar 74.093.224.
"Pemerintah perlu mengaktifkan kembali anggaran bantuan stimulan program
jaminan sosial pekerja informal yang dulu disebut tenaga kerja luar hubungan kerja
(TKLHK)," kata Hery Susanto.
Program bantuan stimulan jaminan sosial ketenagakerjaan untuk pekerja informal
itu penting mengingat mereka banyak yang belum paham manfaat program BP
Jamsostek.
"Sosialisasi program BP Jamsostek untuk pekerja informal ini harus diperluas dan
pemerintah perlu menganggarkan kembali bantuan dana stimulan program
Jamsostek untuk pekerja informal, sebab mereka masih awam dan belum
mengetahui apalagi merasakan besarnya manfaat program BP Jamsostek," kata
Hery Susanto.
Page 46 of 96.

