Page 49 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 DESEMBER 2019
P. 49

Title          HAMPIR 12 TAHUN TKI ASAL INDRAMAYU TERTAHAN DI MESIR
                Media Name     republika.co.id
                Pub. Date      04 Desember 2019
                               https://republika.co.id/berita/q1z6qh430/hampir-12-tahun-tki-asal-indr amayu-tertahan-
                Page/URL
                               di-mesir
                Media Type     Pers Online
                Sentiment      Positive










               Lagi, seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Indramayu dilaporkan
               tak bisa pulang setelah bertahun-tahun bekerja di luar negeri. Kali ini, hal itu
               menimpa Makpiyah binti Maknun (28 tahun), asal Blok Margunah, RT 004/RW 001,
               Desa Dukuhjati, Kecamatan Krangkeng.

               Makpiyah dilaporkan tidak bisa pulang dari tempatnya bekerja di Mesir sejak 11
               tahun 11 bulan terakhir. Selain itu, dia juga belum menerima gaji utuhnya dan tak
               bisa leluasa berkomunikasi dengan keluarganya di kampung halaman.

               ''Selama 11 tahun 11 bulan bekerja di Mesir, anak saya tidak bisa pulang dan baru
               menerima gaji yang dikirim sebesar Rp 36 juta,'' kata Maknun, ayah kandung
               Makpiyah, di Indramayu, Rabu (4/12).

               Maknun menceritakan, Makpiyah pergi menjadi TKI bersama kakaknya yang
               bernama Nunung Nuraeni. Keduanya direkrut oleh Hayat, seorang sponsor warga
               Desa Dukuhjati, Kecamatan Krangkeng, sebagai pekerja rumah tangga (PRT) ke
               Yordania.


               Kedua putri Maknun itu didaftarkan ke PT Cemerlang Abadi (CA) Cabang
               Indramayu, di Kecamatan Krangkeng. Setelah menunggu beberapa hari, keduanya
               langsung dibawa ke kantor pusat  PT CA di Condet, Jakarta Timur.


               ''Di Jakarta pun hanya menunggu beberapa hari, kemudian kedua anak saya
               diberangkatkan ke Yordania pada 15 Januari 2008,'' terang Maknun.


               Setelah sampai di Yordania, kedua TKI itu kemudian dibawa ke Kairo, Mesir. Di kota
               itu, keduanya ditempatkan di dua majjikan yang berbeda.


               ''Kalau Nunung, setelah kerja tiga tahun langsung pulang. Sedangkan Marpiyah
               hampir 12 tahun tidak bisa pulang karena majikan selalu menahan kepulangannya,''
               tutur Maknun.


               Mengetahui anaknya tidak bisa pulang, Maknun pun berusaha mendatangi PT CA,
               baik yang ada di Indramayu maupun Jakarta. Namun, perusahaan itu ternyata
               sudah tutup.





                                                       Page 48 of 96.
   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54