Page 377 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 377

Judul               Gubernur Anies Minta Menaker Tinjau ulang Formula Penetapan UMP
                Nama Media          terasjabar.id
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://terasjabar.id/plugin/article/view/165298/gubernur-anies-minta-
                                    menaker-tinjau-ulang-formula-penetapan-ump
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-11-29 14:26:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 7.500.000
                News Value          Rp 22.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif

              Ringkasan

              Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meminta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida
              Fauziah  untuk  meninjau  ulang  formula  penetapan  upah  minimum  provinsi  (UMP)  2022.
              Permintaan Anies tertulang dalam surat yang dikirim ke Menaker.



              GUBERNUR ANIES MINTA MENAKER TINJAU ULANG FORMULA PENETAPAN UMP

              Terasjabar.id -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meminta Menteri Ketenagakerjaan
              (Menaker) Ida Fauziah untuk meninjau ulang formula penetapan upah minimum provinsi (UMP)
              2022. Permintaan Anies tertulang dalam surat yang dikirim ke Menaker.

              "Kami  mengusulkan  dan  mengharapkan  kepada  Ibu  Menteri  untuk  dapat  meninjau  kembali
              formula penetapan UMPsebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2021
              tentang  Pengupahan,"  demikian  keterangan  Anies  melalui  surat  kepada  Menaker  yang
              salinannya diterima wartawan di Jakarta, Senin (29/11).

              Menurut dia, usulan peninjauan formula penetapan UMP itu agar dapat memenuhi asas keadilan
              dan  hubungan  industrial  yang  harmonis.  Sehingga  kesejahteraan  pekerja  atau  buruh  dapat
              terwujud. Permintaan Anies itu dituangkan dalam surat kepada Menaker pada 22 November
              2021 terkait usulan peninjauan kembali formula penetapan UMP.

              Dalam surat itu, Anies menjelaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diharuskan untuk
              menerapkan penghitungan UMP sama persis atau sesuai dengan formula Peraturan Pemerintah
              (PP) Nomor 36 Tahun 2021yang dituangkan kembali menjadi Keputusan Gubernur (Kepgub)
              Nomor 1395 Tahun 2021 tentang UMP Tahun 2022.

              Kemudian,  Pemprov  DKI  diharuskan  untuk  menetapkan/mengumumkan  sebelum  tanggal  21
              November 2021. Kepgub, lanjut dia, dibuat semata-mata agar tidak melanggar ketentuan di
              atas.

              "Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melihat ada ketidaksesuaian dan tidak terpenuhinya
              rasa  keadilan  antara  formula  penetapan  UMP  dari  Kementerian  Ketenagakerjaan  Republik
              Indonesia dengan kondisi senyatanya di lapangan," kata Anies.

                                                           376
   372   373   374   375   376   377   378   379   380   381   382