Page 382 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 382

Pemprov DKI Jakarta juga mewajibkan kepada para pengusaha untuk menyusun struktur dan
              skala upah di perusahaannya dengan memperhatikan kemampuan perusahaan dan produktivitas
              sebagai pedoman upah bagi pekerja/ buruh dengan masa kerja 1 (satu) tahun atau lebih.

              Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan mengawasi dan memberikan sanksi administratif bagi
              pengusaha yang tidak melakukan kewajiban tersebut.

              Selain menetapkan Upah Minimum Provinsi, Pemprov DKI Jakarta juga menerapkan berbagai
              kebijakan lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja/buruh. Di antaranya, dengan
              memberikan bantuan layanan'transportasi, penyediaan pangan dengan harga murah, dan biaya
              personal pendidikan.

              Selain  itu,  melakukan  berbagai  jenis  program  kolaborasi  ketenagakerjaan,  baik yang  sedang
              berjalan maupun dalam proses akhir perencanaan.

              Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menetapkan upah minimum provinsi (UMP)
              2022 sebesar Rp4.453.935. Jumlah tersebut hanya selisih Rp37.749 dibandingkan UMP 2021.

              Meski mengalami kenaikan, namun kontroversi terkait hal tersebut kerap bergulir.

              Tak hanya itu, Pemprov DKI juga melakukan berbagai jenis program kolaborasi ketenagakerjaan,
              baik yang sedang berjalan maupun dalam proses akhir perencanaan. Adapun program-program
              yang dilakukan tersebut, yaitu:

              1. Perluasan kriteria penerima manfaat Kartu Pekerja Jakarta dari yang semula berpenghasilan
              UMP + 10% (sepuluh persen) menjadi UMP + 15% (lima belas persen) agar dapat menjangkau
              lebih  banyak  pekerja/  buruh,  sehingga  dapat  mengurangi  pengeluaran  untuk  biaya  hidup
              pekerja/buruh di Jakarta.

              2.  Anak-anak  penerima  kartu  pekerja  diutamakan  mendapat  KJP  plus  dan  biaya  pendidikan
              masuk sekolah.

              3. Memperbanyak program pelatihan bagi pekerja/ buruh melalui Pusat Pelatihan Kerja Daerah,
              Mobile Training Unit, Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi, serta kolaborator.

              4.  Pengembangan  program  Jakpreneur  dan  pembentukan  koperasi  pekerja/buruh  serta
              memfasilitasi penjualan produk yang berasal dari program dimaksud ke dalam sistem e-Order.
              5. Program biaya pendidikan bagi pekerja/ buruh yang terkena PHK, maupun pekerja/ buruh
              yang dirumahkan tanpa diberikan/ dikurangi upahnya.

              6. Program bantuan bagi anak yang orang tuanya meninggal akibat pandemi Covid-19.

              7. Program kolaborasi antara Disnakertrans dan Energi Provinsi DKI Jakarta dengan Asosiasi
              Pengusaha berupa bantuan sarana dan prasana bagi Federasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh yang
              telah memiliki usaha.

              Perkembangan bisnis secara sektoral.

              Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir terdapat beberapa sektor usaha yang mengalami
              peningkatan dari segi bisnis, tetapi juga banyak sektor yang mengalami penurunan.

              "Bidang usaha yang meningkat seperti kesehatan, kuliner juga meningkat, tapi banyak bidang
              sesungguhnya menurun pada masa pandemi ini," ujar Ariza di Jakarta.





                                                           381
   377   378   379   380   381   382   383   384   385   386   387