Page 379 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 379
Judul Temui Buruh, Anies Baswedan Kembali Diteriaki Presiden
Nama Media tempo.co
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://metro.tempo.co/read/1533784/temui-buruh-anies-baswedan-
kembali-diteriaki-presiden
Jurnalis M Julnis Firmansyah
Tanggal 2021-11-29 14:26:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menemui para buruh yang berdemonstrasi di
depan Balai Kota, Jakarta Pusat, pada Senin, 29 November 2021. Anies yang mau bergabung di
tengah kerumunan mendapat sorak-sorai dari massa.
TEMUI BURUH, ANIES BASWEDAN KEMBALI DITERIAKI PRESIDEN
TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menemui para buruh yang
berdemonstrasi di depan Balai Kota, Jakarta Pusat, pada Senin, 29 November 2021. Anies yang
mau bergabung di tengah kerumunan mendapat sorak-sorai dari massa.
"Ini lah orang yang sehari-harinya menghabiskan waktu untuk memikirkan hidup orang lain,"
ujar Ketua KSPI DKI Jakarta Winarso melalui pengeras suara.
Seruan Winarso itu kemudian mendapat tepuk tangan dari para buruh. Mereka berkali-kali
meneriakan nama Anies dan menyebutnya sebagai presiden.
Dalam sambutannya, Anies Baswedan mengatakan formula penghitungan upah minimim provinsi
(UMP) 2022 tidak cocok untuk Ibu Kota. Karena itu, dia telah mengirim surat kepada Menteri
Ketenagakerjaan Ida Fauziyah agar formula UMP 2022 ditinjau kembali.
"Formula ini tidak cocok di Jakarta," kata Anies. Ucapan itu mendapat sorak-sorai dari massa.
"Tahun lalu ada krisis, masuk akal memang, tapi kalau ditetapkan 0,2 persen kami berpandangan
ini angka yang terlalu kecil."
Upaya Anies menyurati Menaker agar meninjau kembali formula penghitungan UMP mendapat
sambutan dari para buruh. Mereka berharap ada kebijakan baru yang keluar setelah surat
tersebut diterima oleh Menaker.
Hari ini buruh menggelar aksi di depan Gedung Balai Kota. Mereka menuntut Anies mencabut
keputusannya terkait kenaikan UMP DKI 2022 yang kecil. Pemprov DKI telah menetapkan UMP
2022 sebesar Rp 4.453.935,536 atau hanya naik sekitar Rp 37 ribu.
378

