Page 381 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 381
Judul KONTORVERSI UMP DI TIENGAH PANDEMI
Nama Media Harian Terbit
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL Pg2
Jurnalis sammy
Tanggal 2021-11-29 14:24:00
Ukuran 235x229mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 74.025.000
News Value Rp 370.125.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Adapun kenaikan UMP itu berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020
tentang Cipta Kerja serta formula yang ada dalam Pasal 26 dan Pasal 27 Peraturan Pemerintah
Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yang berlaku bagi pekerja/buruh dengan masa kerja
kurang dari 1 (satu) tahun.
Besaran rata-rata UMP 2022 dari pemerintah yang hanya naik 0,85 persen, kerap dikritik
berbagai kalangan. Bahkan tak sedikit yang berpandangan, angka besaran kenaikan tersebut
sangatlah kecil.
KONTORVERSI UMP DI TIENGAH PANDEMI
Adapun kenaikan UMP itu berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020
tentang Cipta Kerja serta formula yang ada dalam Pasal 26 dan Pasal 27 Peraturan Pemerintah
Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yang berlaku bagi pekerja/buruh dengan masa kerja
kurang dari 1 (satu) tahun.
Besaran rata-rata UMP 2022 dari pemerintah yang hanya naik 0,85 persen, kerap dikritik
berbagai kalangan. Bahkan tak sedikit yang berpandangan, angka besaran kenaikan tersebut
sangatlah kecil.
Kendati demikian, pihak Pemprov DKI meyakini bahwasanya besaran tersebut dalam rangka
meningkatkan kesejahteraan para pekerja/buruh di Ibu Kota. Serta, penetapan UMP tahun ini
telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang menjadi acuan bagi seluruh
wilayah Indonesia.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, besaran UMP itu berdasarkan ketentuan
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja serta formula yang ada dalam Pasal
26 dan Pasal 27 Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yang berlaku
bagi pekerja/buruh dengan masa kerja kurang dari 1 (satu) tahun.
"Jadi, sudah ditetapkan besaran Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2022 sebesar
Rp4-453.935,536 (empat juta empat ratus lima puluh tiga ribu sembilan ratus tiga puluh lima
lima ratus tiga puluh enam rupiah)," ujar Gubernur Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat.
380

