Page 403 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 403

Judul               Anies Akui UMP Naik 0,85 Persen Terlalu Kecil untuk Buruh di Jakarta
                Nama Media          merdeka.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.merdeka.com/jakarta/anies-akui-ump-naik-085-persen-
                                    terlalu-kecil-untuk-buruh-di-jakarta.html
                Jurnalis            Wilfridus Setu Embu
                Tanggal             2021-11-29 14:11:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif

              Ringkasan

              Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mengakui bahwa kenaikan UMP tahun 2022 memang
              terlampau kecil. Lantaran cuma naik 0,85 persen.



              ANIES AKUI UMP NAIK 0,85 PERSEN TERLALU KECIL UNTUK BURUH DI JAKARTA

              Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mengakui bahwa kenaikan UMP tahun 2022 memang
              terlampau kecil. Lantaran cuma naik 0,85 persen.

              "(UMP) 2022 hanya 0,85 persen, kami pun berpandangan ini angka terlalu kecil untuk buruh di
              Jakarta," kata Anies di hadapan buruh yang berunjuk rasa di depan Balai Kota, Senin (29/11).

              Menurut  Anies,  Pemprov  DKI  telah  mengirimkan  surat  ke  Menteri  Tenaga  Kerja.  Lantaran
              Pemprov  DKI  berpandangan  bahwa  formula  UMP  sebagaimana  ditetapkan  dalam  Peraturan
              Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan cuma memberikan kenaikan yang
              amat kecil.
              "Kami melihat PP 36 yang formulanya diberikan untuk seluruh Indonesia. Kami semua terima
              formulanya.  Kami  semua  terima  angkanya.  Bila  diterapkan  di  Jakarta,  maka  buruh  hanya
              mengalami kenaikan sebesar Rp 38.000.

              Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, maka kenaikan UMP di tahun 2022 memang
              amat kecil. "Kami melihat angka ini amat kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 2021
              tahun ini kenaikannya 3,2 persen," "Tahun-tahun sebelumnya kenaikan UMP 8,2 persen, 8,7
              persen, 8,0 persen, 8,5 persen. Tahun lalu memang ada krisis. Karena itu memang turun. kita
              masuk akal jadi (kenaikan UMP) 3,2 persen," tandas dia.

              Sebelumnya  diberitakan,  Kementerian  Ketenagakerjaan  telah  menetapkan  besaran  kenaikan
              Upah Minimum Provinsi atau UMP 2022 sebesar 1,09 persen. Penetapan UMP 2022 berpedoman
              pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.






                                                           402
   398   399   400   401   402   403   404   405   406   407   408