Page 408 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 408
Judul Temui Pedemo, Anies Setuju dengan Serikat Pekerja: Kenaikan UMP
2022 Terlalu Kecil
Nama Media kompas.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://megapolitan.kompas.com/read/2021/11/29/14061591/temui-
pedemo-anies-setuju-dengan-serikat-pekerja-kenaikan-ump-2022
Jurnalis Vitorio Mantalean
Tanggal 2021-11-29 14:06:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali kedatangan massa buruh yang berunjuk rasa di
depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin (29/11/2021). Usai menerima audiensi dengan perwakilan
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) DKI Jakarta Winarso dan bertemu dengan anggota
DPR RI Ahmad Sahroni yang ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Formula E 2022, Anies menemui
massa buruh.
TEMUI PEDEMO, ANIES SETUJU DENGAN SERIKAT PEKERJA: KENAIKAN UMP 2022
TERLALU KECIL
JAKARTA, - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali kedatangan massa buruh yang
berunjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin (29/11/2021). Usai menerima audiensi
dengan perwakilan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) DKI Jakarta Winarso dan
bertemu dengan anggota DPR RI Ahmad Sahroni yang ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Formula
E 2022, Anies menemui massa buruh. Massa buruh yang sudah berorasi sejak pukul 10.00
menyambut kedatangan Anies.
"Kita ucapkan selamat datang kepada Bapak Gubernur DKI Jakarta, Bapak Anies Baswedan,"
ujar orator dari atas mobil komando.
Anies kemudian menembus kerumunan wartawan dan pengawalnya untuk kemudian duduk
bersama Winarso dan massa buruh. Sebagian buruh lalu melontarkan celetukan dengan
menyebut Anies sebagai "presiden" dan "calon presiden". Winarso mengaku dirinya menjadi
saksi bahwa Anies adalah gubernur yang sangat berpihak kepada masyarakat kecil.
"Hari ini kita mengharapkan ada statement dan juga ungkapan dari Pak Gubernur terkait dengan
UMP (upah minimum provinsi) yang sudah ditetapkan, yang mana kita tahu sangat tidak
menguntungkan dan tidak layak bagi kita," ucap Winarso.
"Mudah-mudahan hari ini ada secercah harapan, kita melihat sekali lagi keberpihakan Pak
Gubernur terhadap buruh di DKI Jakarta. Diminta kawan-kawan tetap tertib, dengarkan dengan
seksama, jangan nyeletuk-nyeletuk, ya," lanjutnya.
407

