Page 409 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 409
Anies kemudian bercerita bahwa dirinya pekan lalu mengirim surat kepada Kementerian
Ketenagakerjaan karena formula penghitungan UMP 2022 dari pemerintah pusat menghasilkan
kenaikan upah hanya 0,85 persen untuk buruh DKI Jakarta. Anies juga berujar bahwa ia dan
jajarannya sudah berulang kali bertemu dengan Winarso.
"Kami pun berpandangan ini angka yang terlalu kecil untuk buruh di Jakarta," ujar Anies di
hadapan massa. Anies juga menyampaikan terima kasih karena buruh berunjuk rasa dengan
tertib.
"Saya ingin sampaikan, buruh ada ratusan ribu, ada jutaan, tapi teman-teman memilih datang
ke sini untuk memperjuangkan nasib buruh. Terima kasih," ucap Anies.
"Kita harus bekerja mengikuti prosedur, betul tidak? Karena itu saya minta teman-teman semua
sampaikan ini juga dengan tertib. Saya terima kasih buat teman-teman datang ke sini dengan
tertib, menjadi contoh bahwa memperjuangkan kebenaran dilakukan dengan cara yang benar,
dengan cara yang baik. Buruh menjadi contoh buat semuanya," tutur Anies.
Sebelumnya, Anies Baswedan sudah menetapkan UMP DKI Jakarta tahun 2022 sebesar Rp
4.453.935, hanya naik Rp 37.749 dibandingkan 2021. Anies mengaku menetapkan UMP itu hanya
untuk memenuhi prosedur dan kewajiban sebagai pemerintah daerah. Memang, kenaikan yang
jauh dari signifikan ini akibat perubahan formula penghitungan upah sejak terbitnya Undang-
Undang Cipta Kerja dan peraturan turunannya soal pengupahan, yaitu Peraturan Pemerintah
Nomor 36 Tahun 2021.
Melalui beleid anyar itu, penghitungan UMP sudah baku. Pintu negosiasi antara pengusaha,
pemerintah, dan buruh, seperti yang selama ini dilakukan otomatis tertutup. Sebab, dalam
menentukan UMP, data-data yang dipakai sebagai dasar penghitungan bersifat tunggal, yakni
dari Badan Pusat Statistik sebagai lembaga berwenang. Pemerintah daerah hanya dapat
mengikuti formulasi perhitungan upah sesuai yang digariskan pemerintah pusat.
408

