Page 410 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 410

Judul               Anies Baswedan Berkeinginan Kaji Ulang Penghitungan UMP 2022
                Nama Media          reqnews.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.reqnews.com/news/43184/anies-baswedan-berkeinginan-
                                    kaji-ulang-penghitungan-ump-2022
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-11-29 14:04:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              positive  -  Anies  Baswedan  (Gubernur  Dki  Jakarta)  Pemerintah  Provinsi  DKI  Jakarta  sedang
              melakukan  kaji  ulang  penghitungan  UMP  2022  dan  pembahasan  kembali  dengan  semua
              stakeholder untuk menyempurnakan dan merevisi Keputusan Gubernur



              Ringkasan

              Gubernur  DKI  Jakarta  Anies  Baswedan  berkeinginan  untuk  merevisi  besaran  upah  minimum
              provinsi (UMP) di DKI Jakarta tahun depan. Pasalnya Anies mengirimkan surat kepada Menaker
              Ida  Fauziyah  terkait  usulan  Peninjauan  Kembali  Formula  Penetapan  UMP  pada  pada  22
              November 2021 lalu.



              ANIES BASWEDAN BERKEINGINAN KAJI ULANG PENGHITUNGAN UMP 2022

              JAKARTA,  REQNews  -  Gubernur  DKI  Jakarta  Anies  Baswedan  berkeinginan  untuk  merevisi
              besaran upah minimum provinsi (UMP) di DKI Jakarta tahun depan. Pasalnya Anies mengirimkan
              surat kepada Menaker Ida Fauziyah terkait usulan Peninjauan Kembali Formula Penetapan UMP
              pada pada 22 November 2021 lalu.

              "Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang melakukan kaji ulang penghitungan UMP 2022 dan
              pembahasan  kembali  dengan  semua  stakeholder  untuk  menyempurnakan  dan  merevisi
              Keputusan Gubernur," kata Anies dalam surat tersebut yang dikutip Senin 29 November 2021.

              Anies mengatakan peluang revisi dibuka karena ia menilai penetapan upah minimum dengan
              menggunakan  formula  yang  diatur dalam Peraturan  Pemerintah  (PP)  Nomor  36  Tahun  2021
              tentang Pengupahan tidak sesuai dengan prinsip keadilan. Pasalnya kenaikan upah minimum
              hanya sebesar 0,85 persen.

              Angka  tersebut  kata  Anies  jauh  lebih  kecil  dibandingkan  inflasi  Jakarta  yang  mencapai  1,14
              persen.
                                                           409
   405   406   407   408   409   410   411   412   413   414   415