Page 458 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 458
Judul Naik Rp37 Ribu, Anies Minta Menaker Tinjau Ulang UMP 2022 demi
Keadilan
Nama Media rctiplus.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.rctiplus.com/news/detail/nasional/1753851/naik-rp37-
ribu-anies-minta-menaker-tinjau-ulang-ump-2022-demi-keadilan
Jurnalis Nasional
Tanggal 2021-11-29 12:58:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)
meninjau ulang penetapan upah minimum provinsi (UMP) di wilayah Ibu Kota. Hal ini untuk
menyesuaikan UMP sebagaimana tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021
tentang Pengupahan.
Sebagaimana diketahui, berdasarkan formula dari Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021,
kenaikan UMP di DKI Jakarta Tahun 2022 hanya sebesar Rp37.749 (0;85%) menjadi
Rp4.453.935/bulan.
NAIK RP37 RIBU, ANIES MINTA MENAKER TINJAU ULANG UMP 2022 DEMI
KEADILAN
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta Kementerian Ketenagakerjaan
(Kemnaker) meninjau ulang penetapan upah minimum provinsi (UMP) di wilayah Ibu Kota. Hal
ini untuk menyesuaikan UMP sebagaimana tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36
Tahun 2021 tentang Pengupahan.
Sebagaimana diketahui, berdasarkan formula dari Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021,
kenaikan UMP di DKI Jakarta Tahun 2022 hanya sebesar Rp37.749 (0;85%) menjadi
Rp4.453.935/bulan.
Kenaikan yang hanya sebesar Rp 38 ribu ini dirasa amat jauh dari layak dan tidak memenuhi
asas keadilan, mengingat peningkatan kebutuhan hidup pekerja atau buruh terlihat dari inflasi
di DKI Jakarta yaitu sebesar 1,14 persen, ujar Anies dalam suratnya, Senin (29/11/2021).
Anies juga menyoroti, dalam kurun waktu 6 tahun terakhir rata-rata kenaikan UMP DKI Jakarta
hanya sebesar 8,6 persen. Secara rinci mulai dari tahun 2016 yakni 14,8 persen, kenudian 2017
8,2 persen, 2018 sebesar 8,7 persen, 2019 sebesar 8,0 persen, lalu 2020 8,5 persen, dan 2021
sebesar 3,2 persen.
457

