Page 484 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 484

Berdasarkan  pantauan  Beritasatu.com,  massa  buruh  sempat  saling  dorong  dengan  aparat
              keamanan  yang  berjaga  di  depan  pintu  masuk Balai  Kota.  Pasalnya,  buruh  ingin  perwakilan
              mereka yang bertemu dengan Anies lebih dari 2 orang, sementara aparat dan pihak Pemprov
              DKI mengizinkan hanya 2 perwakilan yang boleh bertemu Anies.

              Buruh juga sempat melempar aparat dengan botol-botol kemasan air minum mineral. Kericuhan
              tersebut berlangsung kurang lebih 10 sampai 15 menit sebelum orator dan Ketua Perwakilan
              Daerah KSPI DKI Jakarta, Winarso meminta buruh tenang.

              "Teman-teman buruh silakan duduk dulu. Saya tadi sudah masuk, bertemu Pak Gubernur, Pak
              Anies, Pak Anies kooperatif. Jadi, saya akan masuk (ke Balai Kota) dan didampingi satu orang
              perwakilan. Belum ada perintah untuk masuk," kata Winarso dari mobil komando.

              Sebelumnya, Winarso mengatakan pihaknya melakukan demo untuk menuntut Anies mencabut
              SK terkait penetapan UMP 2022, dan dilakukan revisi berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor
              13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015
              tentang Pengupahan.

              Tuntutan ini, kata Winarso, merupakan imbas dari putusan Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi
              (MK) yang menyatakan bahwa Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU
              Cipta  Kerja)  bertentangan  dengan  Undang-Undang  Dasar  Negara  Republik  Indonesia  Tahun
              1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat.

              "Selain pencabutan SK UMP tahun depan, KSPI DKI Jakarta juga mendesak kepada gubernur
              Anies Baswedan agar mengembalikan formula penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022
              mengacu berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
              dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan," kata Winarso.

              Hingga  berita  ini  turun,  Winarso  dan  satu  perwakilan  buruh  sedang  melakukan  pertemuan
              tertutup dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan jajaran Pemprov DKI Jakarta.





































                                                           483
   479   480   481   482   483   484   485   486   487   488   489