Page 486 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 486

"Kenaikan yang hanya sebesar Rp 38.000 ini dirasa amat jauh dari layak dan tidak memenuhi
              asas keadilan," kata Anies dalam surat yang ditujukan kepada Kementerian Ketenagakerjaan
              (Kemenaker) yang diteken 22 November 2021.

              Anies  mengatakan,  ketidakadilan  terlihat  dari  besaran  UMP  yang  hanya  naik  0,8  persen,
              sedangkan tingkat inflasi Jakarta meningkat 1,14 persen.

              Kemudian, rata-rata kenaikan UMP DKI Jakarta dalam enam tahun terakhir sebesar 8,6 persen.

              Anies  juga  menyebutkan,  terdapat  dinamika  pertumbuhan  ekonomi  di  Jakarta,  tidak  semua
              sektor usaha terpengaruh pandemi Covid-19.

              Ada beberapa sektor yang pertumbuhannya meningkat saat pandemi Covid-19 melanda Jakarta.

              "Misalnya sektor transportasi dan pergudangan, informasi dan komunikasi, jasa keuangan, jasa
              kesehatan dan kegiatan sosial," ujar Anies.

              Dengan  alasan  tersebut,  Anies  mengusulkan  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziah  meninjau
              kembali formula penetapan UMP yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021
              tentang Pengupahan.

              "Agar  dapat  memenuhi  asas  keadilan  dan  hubungan  industrial  yang  harmonis,  sehingga
              kesejahteraan pekerja/buruh dapat terwujud," ucap Anies.
















































                                                           485
   481   482   483   484   485   486   487   488   489   490   491