Page 538 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 538
Judul Upah Minimum untuk Siapa?
Nama Media detik.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://news.detik.com/kolom/5831623/upah-minimum-untuk-siapa
Jurnalis Khairiyah Rizkiyah
Tanggal 2021-11-29 11:30:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Pernyataan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) soal upah minimum di Indonesia yang terlalu tinggi
sangat menarik jika ditinjau dari sisi para pekerja. Betulkah UM kita tinggi? Lalu kenapa serikat
pekerja selalu menuntut kenaikan tiap tahunnya?
UPAH MINIMUM UNTUK SIAPA?
Pernyataan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) soal upah minimum di Indonesia yang terlalu tinggi
sangat menarik jika ditinjau dari sisi para pekerja. Betulkah UM kita tinggi? Lalu kenapa serikat
pekerja selalu menuntut kenaikan tiap tahunnya?
Indeks Kaitz
Indeks Kaitz adalah salah satu indeks yang telah digunakan secara internasional untuk mengukur
tinggi rendahnya upah minimum pada suatu wilayah. Indeks Kaitz dihitung dari upah minimum
yang dibagi dengan median upah. Sementara median upah adalah nilai tengah antarupah
minimum tertinggi dan upah pada suatu wilayah.
Berdasarkan rilis Kementerian Tenaga Kerja dan Apindo, Indeks Kaitz Indonesia lebih besar dari
1. Sementara idealnya Indeks Kaitz ada di antara 0.4 – 0.6.
Hasil Indeks Kaitz Indonesia memang di atas 1, lebih besar dari negara tetangga seperti Vietnam
dan Filipina. Tapi apakah maknanya hanya sekadar bahwa UM Indonesia tinggi?
Indeks Kaitz Indonesia yang tinggi juga disebutkan dalam penelitian Siregar (2019) tentang
dampak upah minimum terhadap ketenagakerjaan di Indonesia. Dari 180 negara yang
diobservasi, hanya 15 persen negara yang memilik Indeks Kaitz di atas Indonesia. Meski
demikian, tiap tahun selalu ada tuntutan kenaikan UM yang terjadi di negara kita.
Perlu dipahami bawa indeks Kaitz yang tinggi juga menunjukkan ada rentang yang luas antara
UM tertinggi dan UM terendah di Indonesia. Artinya ada kesenjangan UM yang tinggi antar
wilayah di Indonesia. Namun mengambil kesimpulan tentang kondisi pengupahan dan
537

