Page 190 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 190
dengan Nomor 307/Kho/2/1 tanggal 17/07/1428 dan disetujui Mahkamah Agung dengan Nomor
1938/4 tanggal 2/12/1429 H karena membunuh warga negara Arab Saudi, Faisal bin Said
Abdullah Al Ghamdi dengan cara memberi racun pada makanan.
Mulanya ahli waris korban meminta diyat sebesar 30 juta real atau Rp107 miliar agar Etty
diampuni dan tidak dieksekusi. Namun setelah ditawar dan melalui berbagai pendekatan,
akhirnya ahli waris bersedia memaafkan dengan diyat sebesar 4 juta riyal Saudi atau Rp15,2
miliar.
Diyat atau uang denda sebesar 4 juta riyal berhasil dikumpulkan sesuai tuntutan keluarga
sekaligus ahli waris korban. Dana tersebut merupakan hasil 'tabarru' atau sumbangan dari para
dermawan di Indonesia, termasuk dari Lembaga Zakat Infaq, dan Sodaqah Nahdlatul Ulama
(LAZISNU) yang melakukan penggalangan dana sejak 2018.
(rea).
189

