Page 194 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 194
Judul Catatan Buruh atas Kebijakan Ketenagakerjaan Atasi Dampak Covid-19
Nama Media hukumonline.com
Newstrend Pertemuan ILO untuk Kawasan Asia dan Pasifik
Halaman/URL https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt5f02ea3362f1e/catatan-
buruh-atas-kebijakan-ketenagakerjaan-atasi-dampak-covid-19
Jurnalis Ady Thea DA
Tanggal 2020-07-06 16:09:07
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi dampak pandemi virus corona (Covid-
19) di sektor ketenagakerjaan. Kebijakan tersebut fokus pada pasar tenaga kerja dan institusi
pasar kerja.
Adapun langkah pertama yakni mengalokasikan dana untuk penanganan Covid-19 sebesar 46,6
miliar dollar AS, termasuk stimulus ekonomi bagi para pelaku usaha 17,2 miliar dollar AS.
CATATAN BURUH ATAS KEBIJAKAN KETENAGAKERJAAN ATASI DAMPAK COVID-19
Dampak pandemi Covid-19 terhadap sektor ketenagakerjaan menjadi perhatian organisasi
perburuhan internasional (ILO). Dalam pertemuan ILO kawasan Asia Pasifik yang digelar secara
daring Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, memaparkan 7 kebijakan pemerintah dalam
menangani pandemi Covid-19, khususnya yang berdampak terhadap sektor ketenagakerjaan
dan keberlangsungan dunia usaha di Tanah Air.
Pertama, mengalokasikan dana untuk penanganan Covid-19 sebesar U$D 46,6 miliar, termasuk
stimulus ekonomi bagi pelaku usaha U$D 17,2 miliar. "Stimulus ekonomi dimaksudkan agar
pelaku usaha tetap terus melanjutkan kegiatan usaha, sehingga dapat menghindari adanya PHK
terhadap para pekerjanya," kata Ida dalam keterangannya, Kamis (2/7).
( Keempat, memprioritaskan pemberian insentif pelatihan melalui program kartu prakerja bagi
pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja. Insentif pelatihan ini targetnya diberikan
untuk 3,5-5,6 juta penerima manfaat. Sampai saat ini sedikitnya 680 ribu orang telah menerima
insentif ini.
"Mengingat pandemi, seluruh pelatihan dilakukan dengan metoda online . Dalam waktu dekat
akan diselenggarakan pelatihan keterampilan vokasi dengan metode blended ( online dan
offline ) menyesuaikan kondisi penyebaran Covid-19 di suatu wilayah," kata Ida.
Kelima, pemerintah menambah program perluasan kesempatan kerja, seperti padat karya tunai,
padat karya produktif, terapan Teknologi Tepat Guna (TTG), Tenaga Kerja Mandiri (TKM), dan
kewirausahaan. Perluasan kesempatan kerja ini untuk penyerapan tenaga kerja. Keenam,
193

