Page 191 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 191
Judul Jazilul Fawaid: Satu Nyawa Sangat Berharga
Nama Media indopos.co.id
Newstrend Kepulangan PMI Etty
Halaman/URL https://indopos.co.id/read/2020/07/06/241047/jazilul-fawaid-satu-
nyawa-sangat-berharga/
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-06 16:15:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Jazilul Fawaid (Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Jazilul Fawaid)
Alhamdulillah di masa pandemi Covid-19 yang memakan banyak korban meninggal dunia, tapi
ada satu jiwa yang bisa kita selamatkan. Satu nyawa warga negara Indonesia sangat berharga.
Menyelamatkan satu jiwa warga negara Indonesia sama seperti menyelamatkan kita semua.
Itulah inti kemanusiaan
neutral - Jazilul Fawaid (Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Jazilul Fawaid)
Ini hukum di Arab Saudi. Qisas itu hukum nyawa dengan nyawa. Tapi bisa dilakukan dengan
membayar diyat, pihak keluarga yang dibunuh memberikan pemaafan
positive - Jazilul Fawaid (Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Jazilul Fawaid)
Karena itu kami dari Pimpinan MPR selalu mengajak untuk mengedepankan kemanusiaan dan
kegotongroyongan di semua situasi kepada siapapun. Apalagi ini adalah pejuang devisa yang
bekerja di luar negeri. Ibu Eti bekerja hanya 1 tahun 8 bulan, tapi dipenjara 19 tahun. Ini tidak
boleh terulang lagi kepada warga kita, saudara kita yang berjuang di luar negeri tapi kemudian
terkena kasus
negative - Jazilul Fawaid (Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Jazilul Fawaid)
Tapi pesannya adalah bahwa siapapun dan apapun atas nama kemanusiaan tidak boleh ada
warga kita yang kemudian dihukum pancung atau dihukum mati untuk kasus yang memang
belum clear seperti Ibu Eti ini
positive - Eti Binti Toyib Anwar (PMI) Alhamdulillah bisa bebas dari hukuman. Saya
mengucapkan terima kasih atas dukungan semuanya. Mudah-mudahan ada hikmahnya untuk
semua. Saya cuma bisa berdoa
negative - Eti Binti Toyib Anwar (PMI) Ya tidaklah, sudah tua begini. Sudah dipenjara. Kapok
neutral - Eti Binti Toyib Anwar (PMI) Majikan saya itu pergi ke Jeddah naik mobil sendiri. Paginya
sarapan bersama istrinya. Malamnya makan di restauran. Saya nggak merasa bersalah. Sampai
di pengadilan saya ditanya-tanya dan akhirnya dihukum mati. Saya tetap sabar aja. Biar nanti
Allah yang menjawab itu semua
190

