Page 4 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 4
manajemen senior. Walaupun demikian, kami menyadari bahwa kita masih harus menjadi
organisasi yang lebih ramping untuk mengatasi tantangan ekonomi pasca pandemi
negative - A Zaki Iskandar (Bupati Tangerang) Data sampai awal Juli ini, sudah 14.000 pekerja
di PHK
negative - A. Zaki Iskandar (Bupati Tangerang) Jadi jika ditambah dengan karyawan PT
Freetrend, total pekerja yang kena PHK di Kabupaten Tangerang hampir 23.000 orang
negative - A. Zaki Iskandar (Bupati Tangerang) Untuk mendapatkan Bansos itu, mereka (korban
PHK) harus bisa menjelaskan korban PHK dari sektor mana, karena Pemkab Tangerang tidak
mungkin bisa menampung semuanya
positive - Mardani H. Maming (Ketua Umum BPP HIPMI) Kita jaga untuk meminimalisir PHK. Kita
jaga ekosistem dunia usaha agar bisa hadapi pandemi Covid-19. Bersama Gugus Tugas insyallah
kita bisa sinergi bersama
positive - Mardani H. Maming (Ketua Umum BPP HIPMI) Bersama-sama kita semua bisa
menghadapi situasi yang sangat tidak menentu ini. Kami berharap, pemerintah pusat dan
daerah fokus mengatasi pandemi Covid-19 ini supaya cepat terkendali
Ringkasan
Pandemi corona berdampak parah ke beberapa perusahaan. Adanya pembatasan kegiatan
membuat perusahaan keteteran dalam mengatur cashflow atau keuangan perusahaan. Pilihan
merumahkan dan memecat atau PHK (Pemutusan Hubungan kerja) pun diambil beberapa
perusahaan. Sampai saat ini, sudah jutaan karyawan yang terpaksa di-PHK.
GELOMBANG PHK DI PANDEMI CORONA
Merdeka.com - Pandemi corona berdampak parah ke beberapa perusahaan. Adanya
pembatasan kegiatan membuat perusahaan keteteran dalam mengatur cashflow atau keuangan
perusahaan. Pilihan merumahkan dan memecat atau PHK (Pemutusan Hubungan kerja) pun
diambil beberapa perusahaan. Sampai saat ini, sudah jutaan karyawan yang terpaksa di-PHK.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah mengatakan, kemungkinan jumlah pekerja
yang dirumahkan atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi Covid-19 bisa
lebih dari 3 juta orang.
Namun, angka berbeda diungkapkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, yang
mencatat jumlah tenaga kerja yang di rumahkan akibat pandemi Covid-19 sudah mencapai 6,4
juta orang. Angka tersebut didapat berdasarkan laporan berkala dari seluruh asosiasi tergabung
di dalam Kadin.
"Angka kami yang di rumah kan itu sudah mencapai 6,4 juta orang mungkin angka dari
Kementerian Ketenagakerjaan masih di level 2 juta orang," kata Ketua Umum Kadin, Rosan P
Roeslani di DPR RI, Jakarta , Selasa (9/6).
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani, memprediksi
40 persen pekerja Indonesia bakal terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagai dampak
pandemi Virus Corona. Potensi PHK tersebut terlihat di seluruh sektor lapangan usaha.
3

