Page 7 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 7

Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar mengakui, melemahnya kondisi ekonomi akibat Covid-19
              menghantam belasan dunia usaha di wilayah Kabupaten Tangerang.

              "Data sampai awal Juli ini, sudah 14.000 pekerja di PHK," ungkap Bupati Tangerang, A Zaki
              Iskandar, Senin (6/7).

              Selain jumlah tersebut, Zaki menyatakan akan ada gelombang PHK besar-besaran lainnya, yang
              terjadi  di  awal  semester  kedua  tahun  2020  ini.  Dengan  bangkrutnya  PT  Freetrend,  yang
              diperkirakan akan mem-PHK sebanyak 8.800 karyawannya.

              "Jadi jika ditambah dengan karyawan PT Freetrend, total pekerja yang kena PHK di Kabupaten
              Tangerang hampir 23.000 orang," ungkap dia.

              Dari sekitar 23.000 karyawan yang terkena PHK tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang
              siap menampung sebanyak 15.000 orang untuk diberikan bantuan sosial (Bansos).

              Namun, kata Zaki, datanya harus benar, karena dari belasan ribu karyawan itu ada yang terkena
              PHK dari sektor formal dan sektor informal.


              "Untuk mendapatkan Bansos itu, mereka (korban PHK) harus bisa menjelaskan korban PHK dari
              sektor mana, karena Pemkab Tangerang tidak mungkin bisa menampung semuanya," ungkap
              Zaki.

              5 dari 5 halaman  Pengusaha Minta Dukungan Pemerintah  Badan Pengurus Pusat Himpunan
              Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) tengah intens melakukan komunikasi dengan Kepala
              Gugus  Tugas  Nasional  Percepatan  Penanganan  Covid-19  yang  juga  Kepala  Badan  Nasional
              Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo. Komunikasi bertujuan menciptakan lapangan
              pekerjaan baru untuk warga yang terimbas dampak pandemi Covid-19.

              Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H. Maming mengatakan, pihaknya dapat menjadi inisiator
              dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk warga yang terimbas dampak pandemi
              Covid-19. Menurutnya jenis usaha yang potensial dikembangkan masyarakat, seperti makanan
              dan minuman khas setempat.

              "Kita jaga untuk meminimalisir PHK. Kita jaga ekosistem dunia usaha agar bisa hadapi pandemi
              Covid-19. Bersama Gugus Tugas insyallah kita bisa sinergi bersama," ujar Maming di Jakarta,
              Senin (6/7).

              Kemudian,  mantan  Bupati  Tanah  Bumbu  Kalimantan  Selatan  itu  meminta,  para  stakeholder
              ekonomi  nasional  baik  pengusaha,  buruh,  pemerintah,  dan  UMKM  untuk  mengedepankan
              kepentingan nasional dalam mengambil keputusan dan bertindak. Selain itu, para stakeholder
              harus bekerja bersama untuk menciptakan kondisi dan solusi yang saling menguntungkan (win-
              win solution) ketimbang berselisih.

              Pemerintah juga diminta aktif dalam mendukung pengusaha khususnya pengusaha muda. Yakni
              melalui stimulus ekonomi yang terencana, baik dari sisi perpajakan, kredit/cash flow, maupun
              keringanan beban operasional  "Bersama-sama kita semua bisa menghadapi situasi yang sangat
              tidak  menentu  ini.  Kami  berharap,  pemerintah  pusat  dan  daerah  fokus  mengatasi  pandemi
              Covid-19 ini supaya cepat terkendali," ucapnya.
              [idr].







                                                            6
   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12