Page 186 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2020
P. 186
Judul Hanya 2 Perusahaan Ditutup Selama Transisi, Disnaker: Kepatuhan C
Nama Media mediaindonesia.com
Newstrend Protokol Pencegahan Covid 19 di Tempat Kerja
Halaman/URL https://mediaindonesia.com/read/detail/324765-hanya-2-perusahaan-
ditutup-selama-transisi-disnaker-kepatuhan-c
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-02 10:05:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PPK & K3
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Andri Yansyah (Kepala Disnakertrans DKI Jakarta) Kan bisa terlihat dari data ini,
perusahaan yang melanggar benar-benar itu hanya dua, sehingga ditutup sementara
negative - Andri Yansyah (Kepala Disnakertrans DKI Jakarta) Kenapa ada peringatan? Karena
biasanya perusahaan-perusahaan itu sudah melakukan protokol covid-19, misalnya menyiapkan
tempat cuci tangan dan thermo gun . Tapi ada di perusahaan yang tidak menerapkan. Misalnya
hand sanitizer ada, tapi tidak diingatkan untuk dipakai
positive - Andri Yansyah (Kepala Disnakertrans DKI Jakarta) Juga tidak ada pengecekan suhu
dan atau tidak menyediakan hand sanitizer
negative - Andri Yansyah (Kepala Disnakertrans DKI Jakarta) Itu yang fatal. Itu bisa langsung
tutup sementara
Ringkasan
Dari hasil pengawasan kepada 1.259 perusahaan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar
(PSBB) Transisi, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) DKI Jakarta
hanya menutup sementara dua perusahaan karena tak mematuhi aturan protokol kesehatan
sesuai Peraturan Gubernur No. 41 tahun 2020.
HANYA 2 PERUSAHAAN DITUTUP SELAMA TRANSISI, DISNAKER: KEPATUHAN C
Dari hasil pengawasan kepada 1.259 perusahaan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar
(PSBB) Transisi, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) DKI Jakarta
hanya menutup sementara dua perusahaan karena tak mematuhi aturan protokol kesehatan
sesuai Peraturan Gubernur No. 41 tahun 2020.
Dari data Disnakertrans, selama PSBB Transisi ada 351 perusahaan yang diberikan peringatan
pertama dan 101 perusahaan diberikan peringatan kedua.
185

