Page 183 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2020
P. 183
Kemnaker sendiri disebut Ida telah melakukan hal yang tak biasa akibat pandemi, seperti
mengurangi perjalanan dinas, refocussing program, serta mengembangkan perluasan
kesempatan kerja bagi pekerja atau buruh yang terdampak. Selain itu, pekerja terdampak yang
mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja akan mendapat insentif, yang diambil dari anggaran
perjlanan dinas yang dibatalkan.
"Kita bantu para pekerja yang ter-PHK dan dirumahkan melalui kegiatan padat karya
infrastruktur, padat karya produktif, Tenaga Kerja Mandiri, Terapan Teknologi Tepat Guna,
Kewirausahaan, dan Tenaga Kerja Sukarela," Lebih lanjut, Ela seorang pekerja pabrik
mengatakan perusahaan mengalihkan produksi karena selama pandemi pihaknya tak dapat
mengirimkan hasil produksi garmen ke luar negeri. Sebelumnya, mereka selalu mengekspor ke
Asia dan Eropa.
"Masih ada barang yang belum dikirim ke Qatar, Uni Emirat Arab. Karena tidak bisa mengirim
barang ke luar, jadi untuk sementara kita mengerjakan baju hazmat untuk memenuhi kebutuhan
tim medis Covid-19," ujar Ela yang bekerja di bagian produksi cutting.
(rea).
182

