Page 180 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2020
P. 180
Judul Survei SMRC: RUU Ciptaker Mendesak untuk Atasi Resesi dan
Menolong UMKM
Nama Media sindonews.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://nasional.sindonews.com/read/87998/12/survei-smrc-ruu-
ciptaker-mendesak-untuk-atasi-resesi-dan-menolong-umkm-
1593659227
Jurnalis Abdul Rochim
Tanggal 2020-07-02 10:23:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Sirojudin Abbas (Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting) Temuan
survei SMRC, warga menilai izin usaha dan memperoleh modal usaha sulit. Bahkan sangat sulit.
Karena itu, saya kira dibutuhkan terobosan regulasi dan konsistensi dalam pelaksanaannya
untuk mengatasi masalah ini
negative - Sirojudin Abbas (Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting) Salah satu
faktor penyebab Indonesia kurang menarik untuk investasi adalah soal perizinan yang berbelit
dan sulit. Di dunia, peringkat kemudahan usaha Indonesia itu peringkat 73 dan nomor 6 di
Asean. Kalau dilihat dari aspek ini, jelas kita sangat tidak kompetitif
neutral - Sirojudin Abbas (Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting) Kenapa
UMKM, ya sederhana saja. Saat ini, sektor inilah yang sangat potensial menampung tenaga
kerja paling besar. UMKM dan sektor informal termasuk yang merasakan pukulan keras pandemi
Covid-19, tapi juga kemudian menjadi sandaran utama mayoritas warga
positive - Sirojudin Abbas (Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting) RUU Cipta
Kerja makin relevan. Tentu bukan hanya dalam konteks memudahkan perizinan usaha terutama
bagi kelompok UMKM yang menyerap mayoritas angkatan kerja Indonesia. Dalam hal ini,
pengesahannya mendesak agar Indonesia bisa mengatasi ancaman resesi serta mendorong
kebangkitan ekonomi nasional pasca pandemi
positive - Sirojudin Abbas (Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting) Tapi harus
dicatat, sebulan terakhir ada peningkatan harapan warga terhadap kondisi ekonomi nasional.
Pendapatan memang menurun karena Corona, tapi 49% warga optimistis kondisi ekonomi
rumah tangganya akan lebih baik setelah wabah Covid-19 berakhir. Harapan inilah yang harus
disambut dengan regulasi inovatif, dan ketegasan pemerintah dalam implementasinya
Ringkasan
JAKARTA - Pandemi Covid-19 berdampak serius terhadap situasi ekonomi nasional yang
semakin memburuk. Hal ini ditandai dengan gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK),
disusul tutupnya sejumlah usaha. Sementara izin usaha di Indonesia dinilai publik masih sulit.
179

