Page 176 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2020
P. 176
MENAKER MINTA PERLINDUNGAN PEKERJA PEREMPUAN DIPRIORITASKAN
Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengingatkan para pengusaha agar
memberikan perlindungan optimal bagi pekerja perempuan, seperti keamanan saat bekerja shift
malam, serta memberi kesempatan istirahat bagi pekerja yang sedang haid. Ida menegaskan
perlindungan bagi pekerja perempuan harus diutamakan karena ketahanan diri tak sebaik para
pria. Perlindungan yang dimaksud bukan hanya dari perusahaan, tetapi juga dari pihak berwajib.
"Perlindungan kepada pekerja perempuan harus diutamakan, terlebih saat masa pandemi Covid-
19 ini," kata Ida saat melakukan Sosialisasi Pengawasan Norma Kerja Perempuan dan Anak
serta Upaya Pencegahan Virus Covid-19 di Tempat Kerja di Jakarta Timur, Rabu (1/7).
Ia menambahkan, "Itu masih banyak cerita perempuan sebagai korban pelecehan seksual dan
perbuatan asusila saat kerja malam hari. Perlindungan tidak hanya diberikan oleh perusahaan,
tetapi juga aparat keamanan. Upaya menciptakan lingkungan yang aman menjadi kebutuhan
bagi pekerja perempuan."
Ida meminta perusahaan memastikan akses perlindungan kesehatan bagi pekerja perempuan
di tempat kerja, seperti hak cuti, istirahat haid, melahirkan, dan keguguran. Secara khusus, ia
menyebut agar tak abai terhadap pemenuhan hak pekerja perempuan setelah melahirkan, yakni
penyediaan ruang laktasi untuk menyusui.
"Kasus-kasus seperti ini perusahaan harus memperhatikan kondisi fisiknya dengan memberikan
kesempatan kepada mereka untuk memulihkan kesehatannya," ujarnya. Ida mengungkapkan,
perlindungan kepada pekerja perempuan tak boleh dianggap sebagai beban perusahaan, karena
pekerja perempuan juga memiliki kelebihan tersendiri.
"Pengusaha jangan berpikir kalau mempekerjakan perempuan ada tanggung jawab ini itu. Setop
diskriminasi terhadap pekerja perempuan. Banyak sisi baik dari perempuan dalam bekerja, di
antaranya telaten, disiplin, dan cermat," jelasnya. Dalam kesempatan yang sama, Ida
memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, hand sanitizer, dan vitamin
kepada pengelola dan pekerja di PIK Pulogadung UPK-PPUKMP Jakarta Timur. (rea).
175

