Page 185 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2020
P. 185
"Semua kerja sama itu dilandasi oleh kepentingan bersama bagi kemajuan perusahaan,
penciptaan perluasan kesempatan kerja dan peningkatan kesejahteraan pekerja," kata Tri dalam
acara Webinar Ketenagakerjaan bertema Strategi dan Peran Perusahaan dalam Menangani
Pengangguran dan Pekerja Terdampak COvid-19 di Jakarta, Selasa (30/6).
Dampak negatif pandemi di bidang ketenagakerjaan, disebut tak hanya dirasakan perusahaan
dan pekerja sektor formal. Pekerja sektor informal seperti buruh bebas dan pekerja mandiri juga
merasakannya, menyebabkan daya beli masyarakat menurun dan jumlah penduduk miskin
meningkat.
Tri berpendapat, pemerintah perlu meningkatkan kesempatan pekerjaan yang layak untuk
pemuda melalui program pelatihan dan dukungan bagi wirausahawan muda.
"Sektor privat memiliki peran penting untuk menawarkan pemagangan," ujarnya.
Tak hanya itu, pemerintah juga dinilai perlu mengombinasikan jaminan sosial dengan investasi
pada layanan ketenagakerjaan atau public employment services; mengombinasikan pelayanan
digital dengan konseling personal dan jasa penempatan; serta meningkatkan informasi tentang
pasar tenaga kerja. Sedangkan perusahaan bertugas melakukan perencanaan ulang tentang
bisnis usaha serta kebutuhan tenaga kerja, baik jumlah maupun kompetensi yang dibutuhkan.
Bagaimanapun, Tri menyadari dampak pandemi tak dapat dihindari. Baginya yang terpenting
sekarang adalah mencari dan berusaha meminimalkan dampak negatif, Ia menyebut
pemerintah sebenarnya telah menetapkan enam kebijakan strategis.
Keenam kebijakan itu meliputi paket stimulus ekonomi untuk dunia usaha agar tidak melakukan
PHK; insentif pajak penghasilan bagi para pekerja; jaring pengaman sosial melalui program
bantuan sosial bagi pekerja formal dan informal; pemberian prioritas Kartu Prakerja bagi para
pekerja yang menjadi korban PHK; perluasan program industri padat karya, dan keenam,
memberikan perlindungan bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI), baik di negara
penempatan maupun setelah kembali ke tanah air. (cnn)
184

