Page 197 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 JUNI 2020
P. 197
"Jelas ini kan perhatian Pak Jokowi: menyediakan dukungan bagi masyarakat berpenghasilan
rendah," kata Adi.
"Kami fokus mengatasi backlog perumahan bagi mereka." Menurut BP Tapera, jumlah rumah
tangga yang saat ini belum punya rumah mencapai 11,4 juta -- data ini belum diperbarui sejak
2015 silam.
CEO Indonesia Property Watch Ali Tranghanda menyatakan program Tapera tak banyak
membawa manfaat.
"Dana hanya digunakan untuk membantu masyarakat penghasilan rendah agar punya rumah.
Padahal golongan menengah pun punya hak untuk memiliki rumah," kata Ali dalam rilisnya
kepada wartawan.
Sementara itu, pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah
menyatakan, program ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menyediakan
hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Meski begitu, Trubus mewanti-wanti agar kebijakan ini diawasi ketat untuk menekan potensi
penyimpangan.
"Pemerintah ingin memberi harapan kepada masyarakat untuk memiliki rumah," tutur Trubus
kepada Lokadata.id .
Perihal potensi penyimpangan sempat disindir Ketua Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) Wimboh Santoso. Dia berharap BP Tapera tak bernasib sama seperti lembaga keuangan
lain yang mengalami masalah gagal bayar.
"Prinsipnya, BP Tapera sama dengan lembaga keuangan lain," kata Wimboh, "harus
menerapkan kaidah governance dan prudent.
196

