Page 161 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 161
Judul BPJAMSOSTEK bayar klaim JHT Rp16,47 triliun hingga Juli 2020
Nama Media jogja.antaranews.com
Newstrend Klaim Jaminan Hari Tua
Halaman/URL https://jogja.antaranews.com/nasional/berita/1618602/bpjamsostek-
bayar-klaim-jht-rp1647-triliun-hingga-juli-2020
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-18 14:46:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - BPJAMSOSTEK (Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga
BPJAMSOSTEK) Lapak Asik online menjadi kanal terfavorit dan yang paling kami
rekomendasikan, sebab prosesnya lebih mudah dan peserta dapat melakukan klaim dari rumah
sehingga lebih aman dari potensi terpapar COVID-19
positive - Erfan Kurniawan (Kepala Kantor Cabang Jakarta Kelapa Gading) Demi keamanan dan
kenyamanan bersama, kami menghimbau peserta untuk tetap melakukan klaim secara online
yakni melalui Lapak Asik
positive - Erfan Kurniawan (Kepala Kantor Cabang Jakarta Kelapa Gading) Bagi peserta yang
telah mengakses antrian online akan kami berikan layanan prioritas
Ringkasan
BPJAMSOSTEK (BPJS Ketenagakerjaan) membayar klaim Jaminan Hari Tua (JHT) total Rp16,47
triliun untuk 1,33 juta kasus hingga 15 Juli 2020. Siaran pers BPJAMSOSTEK yang diterima di
Jakarta, Sabtu, menyatakan pandemi COVID-19 memicu lonjakan pemutusan hubungan kerja
(PHK) yang secara tidak langsung berpengaruh pada meningkatnya klaim JHT.
BPJAMSOSTEK BAYAR KLAIM JHT RP16,47 TRILIUN HINGGA JULI 2020
Jakarta - BPJAMSOSTEK (BPJS Ketenagakerjaan) membayar klaim Jaminan Hari Tua (JHT) total
Rp16,47 triliun untuk 1,33 juta kasus hingga 15 Juli 2020. Siaran pers BPJAMSOSTEK yang
diterima di Jakarta, Sabtu, menyatakan pandemi COVID-19 memicu lonjakan pemutusan
hubungan kerja (PHK) yang secara tidak langsung berpengaruh pada meningkatnya klaim JHT.
Menghadapi kondisi serba terbatas karena harus menjaga jarak aman dalam bekerja,
BPJAMSOSTEK merancang Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) yang telah
diimplementasikan di seluruh kantor cabang sejak Maret lalu. Layanan dengan menggunakan
tiga mekanisme, yakni daring (online), luar jaringan (offline) dan kolektif mendapatkan respon
positif dari para peserta.
Dari ketiga kanal yang disediakan tersebut, online menjadi sarana yang paling banyak
digunakan oleh peserta yaitu sebesar 80 persen. Dengan Lapak Asik online peserta dapat
mengajukan proses klaim tanpa harus datang ke kantor cabang. Peserta cukup menunggu
160

