Page 263 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 263

memaparkan hasil penelitian disertasi berjudul "Implementasi Pengarusutamaan Gender dalam
              Tugas dan Fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia".

              Disertasinya diuji oleh Prof. Dr. Bahrullah Akbar M.B.A, Prof. Dr. I Nyoman Sumaryadi, MSi dan
              Prof. Dr. Khasan Effendy, MPd serta disaksikan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua
              DPR RI Muhaimin Iskandar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti
              Ayu Bintang Darmawati, Menteri Desa Abdul Halim Iskandar dan sejumlah pejabat tinggi negara
              lain.
              Ida mengajukan, sejumlah konsep dan strategi baru dalam mendorong implementasi kebijakan
              Pelaksanaan  Pengarusutamaan  Gender  (PUG),  yang  muaranya  adalah  penguatan  kapasitas
              perempuan.  Terutama,  tingkat  pendidikan  warga  negara  Indonesia,  khususnya  kaum
              perempuan.
              "Dari hasil penelitian ada beberapa saran praktis yang saya sampaikan, seperti implementasi
              kebijakan  pengarusutamaan  gender  dalam  pembangunan  nasional  perlu  ditingkatkan  dan
              diperluas. Kemudian meningkatkan konsolidasi sumber daya dan upaya untuk mengoptimalkan
              implementasi  kebijakan  pengarusutamaan  gender  di  berbagai  bidang  kehidupan  dan
              mengoptimalkan  peran  politisi  perempuan  dalam  proses  implementasi  kebijakan
              pengarusutamaan  gender,"  jelas  Ida  hari  ini yang  disiarkan secara  virtual.  (     Ida  Fauziyah
              mengingatkan,  berdasarkan  fakta,  perempuan  masih  tertinggal  di  segala  lini  kehidupan,
              mengalami  kekerasan,  trafficking,  akses  pendidikan  yang  alami  kesenjangan,  dan  problem
              ekonomi.

              Dalam kesempatan itu, politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini mengucapkan terima kasih kepada
              Presiden  Ke-4  RI,  KH  Abdurrahman  Wahid  atau  Gus  Dur  yang  telah  menerbitkan  Instruksi
              Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarustamaan Gender dalam Pembangunan Nasional.

              "Gus Dur telah meletakkan fondasi bagi upaya untuk meningkatkan kedudukan, peran, dan
              kualitas perempuan demi mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender," ucap Ida.

              Dia  menjelaskan,  langkah  yang  diambil  Gus  Dur  ini  menjadi  legitimasi  bagi  perempuan  di
              Indonesia. "Ini bisa menjadi legitimasi," jelas Ida. (uka).



































                                                           262
   258   259   260   261   262   263   264   265   266   267   268