Page 407 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 407
PASTIKAN UMK KABUPATEN MADIUN TAHUN 2022 NAIK, KAJI MBING AKOMODASI
PENGUSAHA DAN PEKERJA
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Bupati
Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputro memastikan adanya kenaikan Upah Minimum Kabupaten
(UMK) Madiun tahun 2022.
Walaupun masih enggan menyebutkan nominalnya, kenaikan UMK tersebut sudah disepakati
bersama-sama dengan semua kepala daerah se Jawa Timur dan akan ditetapkan oleh Pemprov
Jatim nanti.
"Kenaikan itu kan ada rumusannya yaitu bagaimana perbandingan biaya hidup dengan gaji serta
pengaruh inflasi," kata Kaji Mbing, sapaan akrab Ahmad Dawami, Rabu (24/11/2021).
Meledaknya kasus Covid-19 pada bulan Juli 2021 lalu, disebut Kaji Mbing juga berpengaruh pada
gejolak inflasi sehingga mempengaruhi perhitungan UMK.
Namun ia memastikan, kenaikan UMK ini telah diterima semua pihak terutama dari kalangan
pengusaha.
"Kita berpikir harus menjaga masyarakat yang bekerja di situ dan harus menjaga investasi
(pabrikan) yang ada di situ juga," ucap Kaji Mbing.
Untuk itu, ia menegaskan, Pemkab Madiun tidak akan berpihak kepada salah satu sisi, apakah
itu pengusaha atau pekerja dalam perumusan UMK tahun 2022 ini.
"Kalau investasi (pabrik) itu kita jaga maka masyarakat bisa kerja. Jadi tetap keberpihakannya
kepada masyarakat lagi," lanjutnya.
Kaji Mbing juga memastikan, besaran kenaikan UMK tahun 2022 sudah sesuai dengan kondisi
perekonomian di Kampung Pesilat (sebutan Kabupaten Madiun).
"Sudah berdasarkan perhitungan BPS, bukan kita (Pemkab Madiun) yang menghitung kenaikan
(UMK). Jadi independen betul. Kita tinggal adopsi dari BPS," pungkasnya.
Untuk diketahui, Pemprov Jatim telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) Jatim
2022.
Selesai UMP, Pemprov Jatim juga akan segera mengumumkan Upah Minimum Kabupaten/Kota
(UMK), termasuk untuk Kabupaten Madiun.
Dalam pengumuman Pemprov Jatim, Senin (22/11/2021), angka UMP Jatim 2022 naik sebesar
1,22 persen atau Rp 22.790,04. UMP Jatim 2021 sebesar Rp 1.868.777,08, maka pada 2022 naik
menjadi Rp 1.891.567,12.
406

