Page 409 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 409

neutral - Said Iqbal (Presiden KSPI) Sudah disepakati tanggal 29 dan 30 November 2021 akan
              dilaksanakan gabungan aksi unjuk rasa di Istana Negara, di Balai Kota biang keroknya, dan super
              biang keroknya di Kementerian Ketenagakerjaan

              positive - Said Iqbal (Presiden KSPI) Kalau digabung dari konfederasi dan 60 federasi serikat
              pekerja jumlahnya adalah puluhan ribu buruh yang berasal dari pabrik dan perusahaan

              negative - Said Iqbal (Presiden KSPI) Teknis unjuk rasanya mungkin 10 ribu di Istana, 10 ribu di
              Balai Kota, 10 ribu Kemnaker. Ini nggak main-main, sungguh-sungguh ini, tentu aksi ini harus
              mempertimbangkan protokol kesehatan

              negative  -  Said  Iqbal  (Presiden  KSPI)  Buruh  yang  akan  mogok  berasal  dari  lebih  100  ribu
              perusahaan di 30 provinsi dan lebih dari 150 kabupaten/kota. Termasuk juga kawan-kawan ojek
              online akan ikut bergabung, sopir trailer, buruh-buruh pelabuhan

              negative  -  Said  Iqbal  (Presiden  KSPI)  Kami  imbau  seluruh  buruh setop melakukan  produksi.
              Inilah reaksi balik yang keras, jangan berdalih bahwa kenaikan upah minimum 1,09 persen itu
              karena pandemi Covid-19. Tidak ada hubungannya

              negative - Mirah Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia) Artinya kenaikan UMP tahun 2022 tertinggi
              hanya  sebesar  Rp  37.538  dan  kenaikan  terendah  adalah  hanya  naik  Rp  14.032.  Ini  sangat
              memalukan di tengah kondisi rakyat yang semakin sulit dan daya beli masyarakat yang semakin
              rendah



              Ringkasan

              Ribuan buruh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) akan melakukan aksi unjuk
              rasa di depan Patung Kuda, Jakarta, Kamis (25/11/2021) besok. Presiden KSPSI Andi Gani Nena
              Wea mengatakan, ada tiga tuntutan dalam aksi tersebut. Pertama, KSPSI sebagai konfederasi
              buruh  terbesar  di  Indonesia  menolak  formula  penetapan  upah  minimum  menggunakan
              Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.



              BESOK, MASSA BURUH KSPSI GELAR DEMO TOLAK PENETAPAN UPAH DI PATUNG
              KUDA

              Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi, JAKARTA - Ribuan buruh Konfederasi Serikat
              Pekerja  Seluruh  Indonesia  (KSPSI)  akan  melakukan  aksi  unjuk  rasa  di  depan  Patung  Kuda,
              Jakarta, Kamis (25/11/2021) besok.

              Presiden  KSPSI  Andi  Gani  Nena  Wea  mengatakan,  ada  tiga  tuntutan  dalam  aksi  tersebut.
              Pertama, KSPSI sebagai konfederasi buruh terbesar di Indonesia menolak formula penetapan
              upah  minimum  menggunakan  Peraturan  Pemerintah  (PP)  Nomor  36  Tahun  2021  tentang
              Pengupahan.

              Menurutnya, PP Nomor 36 Tahun 2021 merupakan aturan turunan dari UU Cipta Kerja yang kini
              sedang diuji di MK. Jadi, tidak layak jika penetapan upah tetap memakai formula tersebut.

              "Kami dengan tegas menolak formuka PP ini, karena kami mempunyai prinsip PP ini tidak punya
              rasa keadilan terhadap buruh. Maka kami menolak dan akan menyatakan dalam aksi damai kami
              besok," ujar Andi dalam konferensi pers, Rabu (24/11/2021).




                                                           408
   404   405   406   407   408   409   410   411   412   413   414