Page 482 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 482
Judul Selesai Audensi, Buruh Ancam Mogok Kerja Jika Tidak Ada Kenaikan
UMP
Nama Media Sumedang Ekspres
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL Pg3
Jurnalis kga
Tanggal 2021-11-24 13:41:00
Ukuran 145x356mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 25.375.000
News Value Rp 126.875.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Guruh Dianto (Perwakilan Buruh) Barusan disampaikan bahwa Sumedang masuk dalam
aglomerasi Bandung raya dan akan ada penyesuaian kenaikan dengan wilayah sekitar
negative - Guruh Dianto (Perwakilan Buruh) 3 kabupaten di bandung raya kalau melihat aturan
tidak naik. Namun sudah di komunikasikan, bahwa dari aglomerasi tersebut kita ada sekitar 0,9%
kenaikan. Tapi dilihat kenyataan tidak naik karena angka perkapitannya tidak naik
negative - Guruh Dianto (Perwakilan Buruh) Tapi dilihat kenyataan tidak naik karena angka
perkapitannya tidak naik
Ringkasan
Sejumlah perwakilan buruh melakukan audensi dengan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di
Gedung Negara, Selasa (23/11). Diketahui, para buruh melakukan aksi unjuk rasa dengan
harapan adanya kenaikan upah bagi buruh di Kabupaten Sumedang. Perwakilan Buruh yang ikut
audiensi, Guruh Dianto, mengatakan, hasil audiensi bersama bupati, masih belum menghasilkan
apa apa.
SELESAI AUDENSI, BURUH ANCAM MOGOK KERJA JIKA TIDAK ADA KENAIKAN UMP
Sejumlah perwakilan buruh melakukan audensi dengan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di
Gedung Negara, Selasa (23/11). Diketahui, para buruh melakukan aksi unjuk rasa dengan
harapan adanya kenaikan upah bagi buruh di Kabupaten Sumedang.
Perwakilan Buruh yang ikut audiensi, Guruh Dianto, mengatakan, hasil audiensi bersama bupati,
masih belum menghasilkan apa apa.
"Barusan disampaikan bahwa Sumedang masuk dalam aglomerasi Bandung raya dan akan ada
penyesuaian kenaikan dengan wilayah sekitar," ujarnya kepada Sumeks, Selasa (23/11).
481

