Page 44 - 5f5289cb-b026-4cbf-9f15-923950fa2ba4.pdf
P. 44
Contoh Soal :
Dalam sebuah botol terdapat 4 liter larutan HCl 1,5 M. Berapa volume larutan HCl
12M yang harus ditambahkan sebelum botol tersebut diisi air untuk memperoleh
larutan HCl 0,5M sebanyak 20 liter?
Penyelesaian :
V1 = 4 liter ; M1 = 1,5 M ; V2 = ? ; M2 = 12 M
Tahap I : Pencampuran larutan
Vc1 Mc1 = V1 M1 + V2 M2
Vc1 Mc1 = 4 x 1,5 + V2 x 12
Vc1 Mc1 = 6 + 12 V2
Tahap II : Pengenceran larutan
Vc1 Mc1 = Vc2 Mc2
6 + 12 V2 = 20 0,5
12V2 = 10 – 6
V2 = 4
12
= 0,33 Liter = 333 mL
4. Molalitas (m)
Molalitas menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam 1000 gram pelarut.
m = Gram x 1000
Mr x gram pelarut
Contoh Soal :
Hitung molalitas larutan NaOH 20% Massa! (Mr NaOH = 40)
Penyelesaian :
Larutan NaOH 20% ----- 10 gram NaOH dan 90 gram pelarut (air)
m = 20 x 1000
40 80
= 6,25 m
5. Fraksi Mol (X)
Fraksi Mol menyatakan banyaknya mol suatu komponen dibagi dengan banyaknya mol
total semua komponen dalam larutan.
XA = mol A XB = mol B
mol A + mol B mol A + mol B XA + XB = 1
Contoh Soal:
Sebanyak 23 gram etanol (Mr = 46) dilarutkan dalam 72 gram air (Mr = 18).
Hitung fraksi mol etanol dan air!
Penyelesaian :
Mol etanol = 23 gram = 0,5 mol Mol air = 72 gram = 2,5 mol
46 18
X etanol = mol etanol = 0,5 = 0,5 = 1
mol etanol + mol air 0,5 + 2,5 3 6
X air = mol air = 2,5 = 2,5 = 5
mol etanol + mol air 0,5 + 2,5 3 6
34