Page 45 - 5f5289cb-b026-4cbf-9f15-923950fa2ba4.pdf
P. 45
LATIHAN SOAL
1. Asam cuka sebanyak 15 mL dilarutkan di dalam 45 mL air. Hitung % volume dari
larutan ini!
2. Dalam suatu botol terdapat larutan asam cuka 10% massa sebanyak 80 gram. Berapa
gram lagi asam cuka yang harus ditambahkan agar diperoleh larutan cuka 20%?
3. Hitung massa kalsium hidroksida, Ca(OH)2 (Mr = 74) yang terdapat dalam 500 mL
larutan Ca(OH)2 0,2 M !
4. Jika 150 mL larutan asam sulfat 0,2 M dicampurkan dengan 100 mL larutan asam
sulfat, hitung :
a. Molaritas campuran
b. Air yang dibutuhkan agar molaritasnya kembali menjadi 0,2 M
5. Hitung molalitas larutan 45 gram glukosa, C6H12O6 (Mr = 180) yang dilarutkan dalam
500 gram air !
6. Hitung fraksi mol NaOH dalam larutan NaOH 10% !
6. Kegiatan Belajar 6
a. Tujuan Kegiatan Pembelajaran
Siswa dapat menganalisis perubahan materi dan pemisahan campuran dengan
berbagai cara
b. Uraian Materi
LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT
Berdasarkan daya hantar listriknya larutan dibagi menjadi 2, yaitu
Larutan Non elektrolit
Adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik
Contoh :
Semua jenis larutan gula (glukosa,fruktosa,galaktosa,maltosa,sukrosa, dan sebagainya)
Alkohol (metanol, etanol, glikol, dan sebagainya.
Larutan Urea
Air suling
Larutan Elektrolit
Adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik
Larutan elektrolit masih dibagi lagi menjadi 2 yaitu :
Larutan elektrolit kuat, adalah larutan yang daya hantar listriknya kuat.
Contoh :
Asam Kuat (H2SO4, HNO3, HCl, HBr, dan HI)
Basa Kuat (NaOH, KOH, Ca(OH)2, Ba(OH)2 dan sebagainya)
Garam (NaCl, K2SO4, BaCl2 dan sebagainya)
Larutan Elektrolit Kuat, adalah larutan yang daya hantar listriknya lemah
Contoh :
Asam Lemah (CH3COOH, HF, H2CO3, HNO2, H2S dan sebagainya)
Basa Lemah (Mg(OH)2, Al(OH)3, NH4OH dan sebagainya)
35