Page 31 - PRODUK BUKU MAHASISWA
P. 31
Berdasarkan penggalan kutipan diatas, titik perhatian pada
kalimat pasif adalah korban yang ditandai dengan kata “Enam
wanita, delapan anak-anak”. Dalam bentuk kalimat pasif, korban
(Enam wanita, delapan anak-anak) diposisikan sebagai
subjek/sasaran, sedangkan pelaku (pelaku penyerangan)
dijadikan sebagai keterangan.
Pasivasi: penghilangan pelaku
Pasivasi penghilangan pelaku yang digunakan dalam
pemberitaan penyerangan antar suku yang diberitakan oleh media
Gridhot.id dapat dilihat pada kutipan dibawah ini, sebagai berikut,
Aktif: “Pelaku penyerangan telah membunuh
enam wanita, delapan anak-anak, termasuk
dua perempuan hamil dan janin.” (Data dari
sumber berita)
Pasif: “Enam wanita, delapan anak-anak,
termasuk dua perempuan hamil dan janin
telah dibunuh.” (Data yang telah dipasifkan)
Berdasarkan penggalan kutipan di atas, titik perhatian
dalam kalimat berstruktur pasif yaitu korban/sasaran yang
ditandai dengan kata “Enam wanita, delapan anak-anak”. Kalimat
tersebut sangat jelas dan bisa dibaca walaupun menghilangkan
pelaku. Artinya ada atau tidak adanya pelaku tidak mempengaruhi
pembacaan kalimat. Posisi pelaku dalam kalimat pasif hanyalah
sebagai keterangan, sehingga posisi itu tidak menentukan dan
tidak berpengaruh secara gramatikal kalau dihilangkan
b. Nominalisasi
Penghilangan pelaku tindakan, selain lewat bentuk kalimat
pasif, dapat juga dilakukan lewat nominalisasi. Nominalisasi dapat
menghilangkan subjek/pelaku karena dalam bentuk nomina
bukan lagi dalam kegiatan atau tindakan yang ditekankan, tetapi
dikhususkan pada suatu peristiwa (Mondong, 2011). Hal ini
Scientific Inquiry untuk Materi Analisis Wacana Kritis 26