Page 53 - E-MODUL_Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas Tinggi
P. 53
BAB XIV
PEDOMAN PERANCANGAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI
KELAS TINGGI
Sub Capaian Pembelajaran MK:
Setelah mempelajari topik ini mahasiswa mampu:
1) mengembangkan tema dalam merancang pembelajaran
2) menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia
di kelas tinggi.
Uraian Materi:
14.1 Pembelajaran Tematik Terpadu
Pembelajaran yang dilaksanakan menurut Kurikulum 2013 adala
pembelajaran tematik terpadu. Tujuannya: 1) Memberikan kesempatan
peserta didik untuk memusatkan perhatian pada satu tema atau topi tertentu;
2) Melalui tema tertentu peserta didik mempelajari pengetahuan dan
mengembangkan berbagai kompetensi muatan pelajaran; 3) Peserta didik
memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam berkesan,
dan bertahan agak lama; 4) Mengembangkan kompetensi berbahasa lebih
baik dengan mengaitkan berbagai mata pelajaran lain dengan pengalaman
pribadi peserta didik; 5) Memberikan keleluasaan kepada peserta didik Lebih
bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata,
seperti: bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang
lain; 6) Lebih merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang
disajikan dalam konteks tema yang jelas; 7) Menghemat waktu penyajian
karena muatan pelajaran yang tumpang tindih dapat disajikan secara
terpadu; 8) Menumbuhkembangkan budi pekerti dan moral peserta didik
sesuai dengan tema yang dibahas melalui situasi dan kondisi tertentu.
Pembelajaran Tematik Terpadu diterapkan dalam Kurikulum 2013 memiliki
ciri-ciri sebagai berikut.
1) Berpusat pada anak;
2) Memberikan pengalaman langsung pada anak;
3) Pemisahan antarmuatan pelajaran tidak begitu jelas (menyatu dalam
satu pemahaman dalam kegiatan) ;
4) Menyajikan konsep dari berbagai pelajaran dalam satu proses
pembelajaran (saling terkait antarmuatan pelajaran yang satu dengan
lainnya);
5) Bersifat luwes (keterpaduan berbagai muatan pelajaran);
6) Hasil pembelajaran dapat berkembang sesuai dengan minat dan
kebutuhan anak (melalui penilaian proses dan hasil belajar).
14.2 Pengembangan Tema
Kurikulum 2013 dilengkapi dengan beberapa tema yang telah disiapkan.
Tema-tema yang ada dapat dipilih atau ditetapkan oleh guru sesuai dengan
kondisi daerah, sekolah, peserta didik, dan guru di wilayahnya. Oleh karena
itu, guru diharapkan dapat dengan cerdas dan tepat melakukan pemilihan
tema mana yang akan dibelajarkan terlebih dahulu. Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan (2014) menguraikan bahwa penentuan dan pemilihan tema
48

