Page 5 - E-Modul pembelajaran terpadu SDH_Neat
P. 5

BAB II
                                       HAKIKAT PEMBELAJARAN TERPADU

                  1.    Sub Capaian Pembelajaran MK
                        Setelah  mempelajari  topik  ini  diharapkan  mahasiswa  menguasai  konsep
                  dasar  pembelajaran  terpadu  serta  menganalisis  kelebihan  dan  kelemahan
                  pembelajaran terpadu.
                  2.    Uraian Materi
                  2.1.  Deskripsi Pembelajaran Terpadu
                        Menurut  Joni,  T  R  (1996:3),  pembelajaran  terpadu  merupakan  suatu
                  sistem pembelajaran yang memungkinkan siswa, baik secara individu ataupun
                  kelompok,  aktif  mencari,  menggali  dan  menemukan  konsep  serta  prinsip
                  keilmuan  secara  holistik,  bermakna,  dan  otentik.  Pembelajaran  terpadu  akan
                  terjadi apabila peristiwa-peristiwa otentik atau eksprorasi menjadi pengendali di
                  dalam  kegiatan  pembelajaran.  Dengan  berpartisifasi  di  dalam  eksplorasi
                  tema/peristiwa tersebut siswa belajar sekaligus proses  dan isi beberapa mata
                  pelajaran  secara  serempak.  Senada  dengan  pendapat  di  atas  menurut
                  Hadisubroto (2002:9), pembelajaran terpadu adalah pembelajaran yang diawali
                  dengan suatu pokok bahasan atau tema tertentu yang berkaitan dengan pokok
                  bahasan  lain,  konsep  tertentu  dikaitkan  dengan  konsep  lain,  yang  dilakukan
                  secara spontan atau terencana, baik dalam satu bidang studi atau lebih,dengan
                  beragam  pengalaman  belajar  anak  maka  pembelajaran  menjadi  lebuh
                  bermakna.
                       Pembelajaran  terpadu  merupakan  suatu  model  pembelajaran  yang
                  membawa pada kondisi pembelajaran yang relevan dan bermakna untuk anak.
                  Pembelajaran  terpadu  merupakan  media  pembelajaran  yang  secara  efektif
                  membantu  anak  untuk  belajar  secara  terpadu  dalam  mencari  hubungan-
                  hubungan dan keterkaitan antara apa yang telah mereka ketahui dengan hal-
                  hal  baru  atau  informasi  baru  yang  mereka  temukan  dalam  proses  belajarnya
                  sehari-hari.  Collins  dan  Dixon  (1991:6)  menyatakan  tentang  pembelajaran
                  terpadu sebagai berikut: integrated learning occurs when an authentic event or
                  exploration  of  a  topic  in  the  driving  force  in  the  curriculum.  Selanjutnya
                  dijelaskan bahwa dalam pelaksanaannya anak dapat diajak berpartisipasi aktif
                  dalam mengeksplorasi topik atau kejadian, siswa belajar proses dan isi (materi)
                  lebih dari satu bidang studi pada waktu yang sama.
                       Pembelajaran  terpadu  sangat  memperhatikan  kebutuhan  anak  sesuai
                  dengan perkembangannya yang holistik dengan melibatkan secara aktif dalam
                  proses pembelajaran baik fisik maupun emosionalnya. Untuk itu aktivitas yang
                  diberikan  meliputi  aktif  mencari,  menggali,  dan  menemukan  konsep  serta
                  prinsip  keilmuan  yang  holistik,  bermakna,  dan  otentik  sehingga  siswa  dapat
                  menerapkan  perolehan  belajar  untuk  memecahkan  masalah-masalah  yang
                  nyata di dalam kehidupan sehari-hari. Bredekamp (1992:7) menjelaskan bahwa
                  dalam  proses  pembelajaran orang  dewasa  hendaknya menyediakan berbagai
                  aktivitas  dan  bahan-bahan  yang  kaya  serta  menawarkan  pilihan  bagi  siswa
                  sehingga  siswa  dapat  memilihnya  untuk  kegiatan  kelompok  kecil  maupun
                  mandiri  dan  memberikan  kesempatan  bagi  siswa  untuk  berinisiatif  sendiri,
                  melakukan keterampilan atas prakarsa sendiri sebagai aktivitas yang dipilihnya.




                                                            2
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10