Page 59 - E-Modul pembelajaran terpadu SDH_Neat
P. 59

LKPD berisi materi, ringkasan, dan tugas yang berkaitan dengan materi.
                  LKPD  merupakan  suatu  bahan  ajar  cetak  yang  berupa  lembar-lembar  kertas
                  yang berisi materi, ringkasan, dan petunjuk pelaksanaan, tugas pembelajaran,
                  yang harus di kerjakan oleh peserta didik baik bersifat teoritis dan praktis, yang
                  mengacu  pada  kompetensi  dasar  yang  harus  dicapai  oleh  peserta  didik  dan
                  penggunaan ergantung dengan bahan ajar lain.
                        Menurut  Trianto  (2010:111),  Lembar  Kerja  Peserta  Didik  (LKPD)
                  merupakan  panduan  peserta  didik  yang  digunakan  untuk  melakukan
                  pengembangan aspek kognitif maupun panduan untuk pengembangan semua
                  aspek  pembelajaran  dalam  bentuk  panduan  kegiatan  penyelidikan  atau
                  pemecahan  masalah  sesuai  indikator  pencapaian  hasil  belajar  yang  harus
                  dicapai.  Wulandari  (2013:8-9)  menyatakan  bahwa  peran  LKPD  sangat  besar
                  dalam proses pembelajaran karena dapat meningkatkan aktivitas peserta didik
                  dalam belajar dan penggunaannya dalam pembelajaran dapat membantu guru
                  untuk  mengarahkan  peserta  didiknya  menemukan  konsepkonsep  melalui
                  aktivitasnya sendiri.
                         Lembar  kerja  peserta  didik  (LKPD)  dapat  dijadikan  berbagi  hal  dalam
                  pembelajaran  diantaranya:  (1)  LKPD  bisa  dijadikan  sebagai  sumber  belajar
                  sebab dalam LKPD terdapat lembaran yang berisi tugas yang harus dikerjakan
                  oleh  peserta  didik  dalam  proses  pembelajaran,  berisi  petunjuk  atau  langkah-
                  langkah  dalam  menyelesaikan  tugas  sesuai  dengan  Kompetensi  Dasar  dan
                  indikator pencapaian hasil belajar yang harus dicapai. (2) LKPD bisa dijadikan
                  sebagai  learning  actualy  sebab  dalam  LKPD  terdapat  pertanyaan-pertanyaan
                  yang berkaitan dengan pembelajaran yang diterapkan.( 3) LKPD bisa dijadikan
                  sebagai  SCR  sebab  dalam  LKPD  terdapat  materi  ajar  yang  sudah  dikemas
                  sedemikian rupa, sehingga peserta didik diharapkan dapat mempelajari materi
                  ajar tersebut secara mandiri. (4) LKPD bisa dijadikan sebagai multimedia sebab
                  dalam LKPD terdapat teks dan gambar yang dibuat sedemikian menarik yang di
                  sesuaikan  dengan  materi  yang  akan  diajarkan  sehingga  memotivasi  peserta
                  didik dalam belajar
                      2.2.   Langkah-langkah Dalam Penyusunan LKPD:
                        Terdapat  beberapa  langkah  yang  harus  dilakukan  dalam  penyusunan
                  sebuah lembar kerja peserta didik sehingga menghasilkan sebuah LKPD yang
                  sesuai  untuk  kebutuhan  dalam  proses  pembelajaran.  Adapun  langkah-langah
                  tersebut adalah sebagai berikut.
                         1)  Analisis Kurikulum.
                             Analisis  kurikulum  dimaksudkan  untuk  menentukan  materi-materi
                             mana  yang  diperlukan  LKPD.  Biasanya  dalam  menentukan  materi
                             dianalisis dengan cara melihat materi pokok dan pengalaman belajar
                             dari  materi  yang  akan  diajarkan,  kemudian  kompetensi  yang  harus
                             dimiliki oleh peserta didik.
                         2)  Menyusun Peta Kebutuhan LKPD.
                             Peta  kebutuhan  LKPD  sangat  diperlukan  guna  mengetahui  jumlah
                             LKPD yang harus ditulis.





                                                           56
   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64