Page 17 - Sinar Tani Edisi 4078
P. 17

NASIONAL                                                E-paper Edisi 12 - 18 Maret 2025  |  No. 4078 Tahun LV                   17
























                                                                                                                           Sesuai Kondisi Desa
                                                                                                                           Wakil Menteri PPN/Bappenas,
           Asa di Pundak Koperasi                                                                                        Febrian    Alphyanto    Ruddyard
                                                                                                                                       pendekatan
                                                                                                                         mengatakan,
                                                                                                                                                    dalam
                                                                                                                                        koperasi
                                                                                                                                                  nantinya
                                                                                                                         pembentukan
           Desa Merah Putih                                                                                              disesuaikan kondisi masing-masing
                                                                                                                         desa.  Sebab,  setiap  desa  memiliki
                                                                                                                         karakteristik berbeda.  “Jadi perlu
                                                                                                                         pendekatan bottom-up,” ujarnya.
                                                                                                                           Ia menganggap, pendampingan
                                                                                                                         dalam     penyusunan      AD/ART
          Pemerintah  akan  membentuk  Koperasi Desa  Merah  Putih  (Kopdes  Merah                                       (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah
          Putih) sebagai bagian dari strategi pemerataan ekonomi dan pengentasan                                         Tangga) dan pengelolaan adminis-
          kemiskinan di Indonesia. Ada asa besar di pundak koperasi tersebut, terutama                                   trasi sangat diperlukan agar koperasi
                                                                                                                         dapat berjalan sesuai prinsipnya.
          dalam menggerakkan ekonomi desa.                                                                               Sinergi pemerintah dan masyarakat
                                                                                                                         diharapkan   dapat    mendukung
                                                                                                                         Kopdes   Merah   Putih   berperan
                         elihat  perjalanan   petani  (termasuk peternak atau         Budi Ari mengatakan, pemben-       nyata meningkatkan kesejah teraan
                         lembaga koperasi     nelayan). Ketiga,  koperasi kredit   tukan Kopdes Merah Putih menjadi      masyarakat, serta menjadi instrumen
                         di       Indonesia,  yang melayani pedagang kecil dan     salah    satu   langkah   strategis   efektif mengen taskan kemiskinan di
                         sebenarnya   telah   pengusaha kecil guna memenuhi        pemerintah    dalam    mendukung      pedesaan.
                         d ip e rk e n a l k a n   kebutuhan modal.                program pengentasan kemiskinan          Wakil     Menteri     Pertanian
       Msebelum Indonesia                        Kemudian    pada   Orde   Baru,   ekstrem,   khususnya   di  wilayah    (Wamentan),   Sudaryono   menilai
          meredeka.   Patih   R.Aria  Wiria   Presiden   Soeharto   membangun      pedesaan. Karena itu, fokus utama     Kopdes Merah Putih yang digagas
          Atmaja  pada tahun 1896  yang       Koperasi Unit Desa (KUD) untuk       program ini adalah sektor pertanian   Presiden Prabowo Subianto dapat
          mulai membangun dengan melihat      membantu petani dan nelayan.         dan buruh tani.                       berperan sebagai offtaker atau
          banyaknya para pegawai negeri yang   Namun dalam perjalanan, banyak         Program ini bertujuan memper-      pembeli  hasil  produk  pertanian  di
          tersiksa dan menderita akibat bunga   KUD   yang   tersandung    kasus.  kuat perekonomian masyarakat desa     desa. Keberadaan koperasi tersebut
          yang terlalu tinggi dari rentenir yang   Bahkan mencuat istilah KUD dengan   melalui berbagai manfaat strategis.   menjadi langkah strategis dalam
          memberikan pinjaman uang.           kepanjangan Ketua Untung Duluan.     Di antaranya, menciptakan sistem      memperkuat    ketahanan   pangan
            Melihat   penderitaan  tersebut   Sejak itu banyak yang antipati       distribusi bantuan sosial yang lebih   dan meningkatkan perekonomian
          Patih R. Aria Wiria Atmaja lalu     terhadap lembaga tersebut.           tepat sasaran, menekan laju inflasi di   masyarakat desa.
          mendirikan Bank untuk para pegawai     Di tengah kesan miring lembaga    tingkat lokal, meningkatkan nilai jual   ”Kopdes Merah Putih dirancang
          negeri. Ia mengadopsi sistem serupa   koperasi, Presiden Prabowo Subianto   hasil pertanian, serta mengurangi   sebagai lembaga yang bukan hanya
          dengan yang ada di Jerman yakni     mencuatkan wacana pembentukam        ketergantungan    petani  terhadap    mengelola usaha di tingkat desa,
          mendirikan koperasi kredit untuk    sekitar 70 ribu Koperasi Desa Merah   perantara (middleman).               tetapi  juga  dapat  memberikan
          membantu orang-orang agar tidak     Putih. Rencana tersebut disampaikan     Selain itu, pembentukan koperasi   kepastian pembeli hasil produk-
          lagi berurusan dengan renternir     langsung dalam rapat terbatas di     desa   juga   diharapkan   mampu      produk pertanian lokal,” katanya.
          yang memberikan bunga yang tinggi   Istana Negara, Jakarta, pada Senin   membuka lebih banyak lapangan         Selain itu, lanjut Sudaryono, koperasi
          terhadap pinjaman.                  (3/3).                               kerja di desa-desa. Apalagi Data      ini nantinya juga dapat mengelola
            Setelah   Indonesia    Merdeka,                                        Tunggal Sosial Ekonomi Nasional       pasokan pangan lokal secara efisien,
          pada  12  Juli  1947,  pergerakan      Tiga Pendekatan                   (DTESN)    menunjukkan      hampir    mulai dari proses produksi hingga
          koperasi di Indonesia mengadakan       Menteri Koperasi dan UKM, Budi    40 persen masyarakat miskin di        distribusi ke masyarakat.
          Kongres  Koperasi  yang pertama     Arie  Setiadi dalam konferensi  pers   Indonesia bekerja sebagai buruh tani,   Melalui  pengelolaan   bahan
          di Tasikmalaya. Hari ini kemudian   di  Jakarta,  Kamis  (6/3)  menjelaskan,   dengan mayoritas tinggal di wilayah   baku  pangan  yang   efisien,
          ditetapkan sebagai Hari Koperasi    pembentukan  Kopdes  Merah  Putih    pedesaan.                             Sudaryono    berharap    koperasi
          Indonesia. Sekaligus membentuk      melalui tiga pendekatan utama.          Wakil Menteri Koperasi Ferry       dapat     memperlancar      aliran
          Sentral    Organisasi    Koperasi   Pertama, mendirikan koperasi baru.   Juliantono   mengatakan,     untuk    barang dari hulu ke hilir, sehingga
          Rakyat  Indonesia  (SOKRI)  yang    Kedua, revitalisasi koperasi yang    memastikan      partisipasi   aktif   mendukung     ketahanan   pangan
          berkedudukan di Tasikmalaya.        sudah ada agar lebih produktif.      masyarakat dalam proses pendirian     dan   meningkatkan    pendapatan
            Salah   satu   tokoh   Koperasi   Ketiga, mengembangkan koperasi       koperasi, Kemenkop akan melakukan     petani lokal.  Program ini juga dapat
          Indonesia  adalah   Moh.   Hatta.   yang selama ini sudah berjalan,      musyawarah     desa,  memberikan      menghidupkan    kembali   potensi
          Wakil  Presiden  Indonesia pertama   namun    memerlukan     dukungan    sejumlah   modul   pelatihan,  dan    sumber daya manusia di desa.
          itu kini dikenal sebagai Bapak      tambahan.                            memberikan     pelatihan   modern       Selain itu, melalui pengelolaan
          Koperasi. Bung Hatta mengatakan        Untuk mendukung pelaksanaan       kepada para pengurus.                 koperasi desa yang lebih profesional,
          bahwa    tujuan   koperasi  yang    program    ini,  pemerintah   akan      Pelatihan    yang     diberikan    masyarakat desa akan mendapatkan
          sebenarnya bukan mencari laba atau   mengalokasikan modal awal yang      berfokus pada pengetahuan dan         kesempatan   untuk   belajar  dan
          keuntungan, namun bertujuan untuk   bersumber dari berbagai pendanaan.   keterampilan terkait proses bisnis    mengembangkan        keterampilan
          memenuhi    kebutuhan    bersama    Dana tersebut mencakup Dana          dan model bisnis. ”Kita harapkan      dalam      pengelolaan     usaha,
          anggota koperasi.                   Desa, Anggaran Pendapatan dan        nantinya     pengurus      mampu      distribusi pangan,  dan  logistik.    “Ini
            Moh.     Hatta    mengusulkan     Belanja  Negara  (APBN),  Anggaran   mengelola Koperasi Desa Merah         adalah  langkah   penting   untuk
          didirikan 3 jenis koperasi. Pertama,   Pendapatan dan Belanja Daerah     Putih dengan lebih efektif dan        memberdayakan masyarakat desa
          koperasi konsumsi yang melayani     (APBD), serta pinjaman dari bank-    efisien sehingga. Dengan begitu,      agar lebih mandiri dan produktif,”
          kebutuhan    kaum    buruh   dan    bank    yang    tergabung   dalam    koperasi  dapat beroperasi secara     tutur Sudaryono.
          pegawai. Kedua, koperasi produksi   Himpunan     Bank   Milik  Negara    berkelanjutan dan tujuan dapat          Sebuah harapan besar terhadap
          yang  merupakan    wadah    kaum    (Himbara).                           tercapai secara optimal,” tuturnya.   Koperasi Desa Merah Putih. Yul
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21