Page 14 - Sinar Tani Edisi 4078
P. 14
14 Edisi 12 - 18 Maret 2025 | No. 4078 Tahun LV T ANAMAN P ANGAN
Pasokan Beras Aman,
Tak Ada Alasan
Harga Naik
Selama Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri,
Kementerian Pertanian memastikan pasokan
beras cukup aman, sehingga tidak ada alasan naik
melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Badan
Pusat Statistik (BPS) mencatat potensi produksi
beras sejalan dengan potensi produksi padi yang
diperkirakan mencapai 24,22 juta ton gabah kering
giling (GKG) selama periode Januari-April 2025.
i sisi harga, peme- Karena itu, ia mengingatkan
rintah juga terus kepada seluruh pelaku usaha, baik
menjaga keseim- distributor maupun pedagang untuk
bangan antara petani tidak menjual komoditas pangan
dan konsumen. di atas HET, karena akan mem-
DHarga Pembelian bebani masyarakat yang sedang
Pemerintah (HPP) untuk gabah menjalankan ibadah puasa.
ditetapkan sebesar Rp6.500 per Bahkan Mentan Amran meng-
kilogram. Sementara Harga Eceran ungkapkan, pihaknya telah berkoor-
Tertinggi (HET) beras Stabilisasi dinasi dengan Kepolisian guna
Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mengawasi pergerakan harga pangan
sebesar Rp12.500 per kilogram. di seluruh Indonesia. Pemerintah
Memastikan kondisi pasokan juga akan mengambil tindakan tegas
dan harga beras saat Ramadhan, jika masih menemukan oknum yang
Menteri Pertanian Andi Amran mencoba mengambil keuntungan
Sulaiman kembali turun ke lapangan berlebihan.
melakukan inspeksi mendadak “Kami sudah menyegel beberapa
(sidak) ke beberapa pasar. Salah tempat yang melanggar aturan. Jika
satunya, Pasar Induk Beras Cipinang, ada yang tetap membandel setelah
Jakarta Timur. Sidak ini merupakan kita imbau, maka akan kita segel dan
bagian dari upaya pemerintah tindak sesuai hukum yang berlaku. Ini ingin penyuluh berkompetisi dan peningkatan. Kita patut bersyukur
dalam memastikan stabilitas harga sudah mulai kita lakukan, termasuk menunjukkan hasil nyata dalam karena tahun ini produksi beras
pangan selama bulan Ramadhan di Jakarta dan Jawa Tengah,” meningkatkan produksi pangan. berpotensi menjadi yang tertinggi
serta menjaga pasokan agar tetap ungkapnya. Sebagai bentuk dukungan, dari dalam 7 tahun terakhir,” ujar Firman.
mencukupi kebutuhan masyarakat. 37.000 penyuluh yang ada, kami Firman mengatakan capaian ini
Dalam kunjungannya, Mentan 1 Juta Ha Lahan Baru siapkan 5.000 hingga 10.000 sekaligus membuktikan Indonesia
Amran menemukan adanya beras Untuk menjaga pasokan beras unit motor untuk mereka yang mampu menjadi negara yang
yang dijual di atas HET. Kondisi ini di dalam negeri, Mentan Amran berprestasi,” ungkapnya. paling tahan terhadap berbagai
menurutnya, tidak dapat dibenarkan mengatakan, telah menetapkan Untuk itu Mentan menekankan ancaman dan krisis disaat negara
mengingat stok beras nasional saat Sumatera Selatan, Kalimantan pentingnya sinergi antara pemerintah lain seperti Jepang, Malaysia
ini berada dalam posisi aman. “Kami Tengah, Kalimantan Selatan dan pusat dan daerah dalam mendukung dan Filipina mengalami paceklik
melihat ada kenaikan harga beras Papua Selatan menjadi daerah program ketahanan pangan. Peme- beras. “Capaian ini harus kita
sekitar 2 hingga 4%. Kami tegaskan, sebagai lumbung pangan nasional. rintah akan memperkuat koordinasi syukuri karena pemerintah sukses
tidak ada alasan bagi harga untuk Dalam mendukung target ini dengan dinas pertanian, kelompok menjadikan Indonesia sebagai
naik, karena stok kita saat ini di pemerintah menyiapkan tambahan tani, serta pelaku usaha pertanian negara yang mampu melewati
gudang mencapai 2 juta ton, jumlah 1 juta hektar lahan baru untuk agar seluruh kebijakan dapat berjalan krisis,” katanya.
tertinggi dalam lima tahun terakhir,” produksi padi, dengan tahap awal efektif di lapangan. Melalui kebijakan Sebagai informasi, pemerintah
tegasnya. pengembangan 150.000 hektar pada ini, pemerintah optimis dapat melalui Kementerian Pertanian
Apalagi menurut Amran, produksi tahun ini. mempercepat swa sem bada pangan berhasil melewati gelombang
pangan nasional meng alami pening- Selain perluasan lahan, pemerintah sekaligus mem buka peluang ekspor cuaca ekstrem el nino dengan
katan signifikan, sehingga keter- juga akan mempercepat modernisasi beras di masa depan. mendistribusikan 63 ribu pompa,
sediaan bahan pangan seharusnya pertanian dengan menyalurkan Sementara itu, anggota Komisi kemudian terus menyiapkan benih
tidak menjadi masalah. Berdasarkan alat dan mesin pertanian (alsintan) IV DPR RI, Firman Subagyo unggul hingga mendistribusikan
data BPS produksi naik 52 persen dalam jumlah besar. Dengan mengapresiasi berbagai upaya alat mesin pertanian (alsintan).
dibandingkan tahun lalu. Artinya, penggunaan alsintan secara optimal, pemerintah dalam meningkatkan Langkah ini, menurut Firman,
suplai beras di pasar cukup. diharapkan produktivitas pertanian produksi beras dalam beberapa merupakan dalam meng imple-
Data BPS menyebutkan, produksi meningkat signifikan sehingga dapat tahun terakhir. Bahkan, berdasarkan mentasikan visi besar Presiden
padi pada tahun-tahun sebelumnya mendukung ketersediaan beras angka sementara BPS produksi Prabowo yaitu mencapai swasem-
tercatat berada di bawah tahun nasional. kuartal I (Januari – April) tahun ini bada secara cepat dan singkat.
2025. Pada tahun 2019 produksi padi Mentan juga menyoroti peran merupakan yang tertinggi dalam “Saya optimis kalau ini dilakukan
Januari - April mencapai 23,78 juta krusial penyuluh dalam keberhasilan kurun waktu 7 tahun terakhir, yaitu secara konsisten dan dapat
ton, tahun 2020 sebesar 19,99 juta program swasembada pangan. 13,95 juta ton beras. didukung dengan anggaran yang
ton, tahun 2021 23,58 juta ton, tahun Karena itu, pemerintah akan mem- “Saya mengapresiasi berbagai memadai maka swasembada
2022 23,82 juta ton, tahun 2023 22,55 berikan dukungan penuh kepada program nyata pemerintah sehingga yang sudah di depan mata dapat
juta ton, dan tahun 2024 sebesar para penyuluh agar lebih optimal produksi beras Indonesia dari tercapai,” katanya.
19,22 juta ton. dalam mendampingi petani. “Kita tahun ke tahun terus mengalami Humas Ditjen Tanaman Pangan